Mendesain Bisnis Dengan Business Model Canvas

Business Model Canvas

Kanvas Model Bisnis

Sebelum kita membahas lebih lanjut, mari kita memahami bersama dulu tentang model bisnis. Secara definisi model bisnis adalah sebuah model bisnis yang menggambarkan dasar pemikirian tentang bagaimana organisasi menciptakan, memberikan,  dan menangkap nilai.

Model bisnis diperlukan sebagai panduan bagi owner untuk melihat dan mengetahui bagaimana bisnisnya bekerja. Dengan Business Model Canvas (BMC), Anda dengan mudah dapat melihat gambaran (visual) bisnis sebelum bisnis tersebut Anda jalankan.

BMC saat ini merupakan model bisnis inovatif. Di mana inovasi model bisnis adalah tentang penciptaan nilai bagi perusahaan, pelanggan, dan masyarakat. Inovasi model bisnis adalah tentang menggantikan model yang telah usang. Saat ini banyak muncul model bisnis yang inovatif. Seluruh industri baru terbentuk ketika yang lama tumbang. Para pemula menantang pendahulunya, yang beberapa diantaranya berusaha keras menemukan dirinya kembali.

Dalam artikel kali ini. Kami akan menjalesakan sedikit tentang Business Model Canvas (BMC) atau mereka menyebutnya Business Model Generation.

Kita Bahas Bisnis Model Kanvas Dari awal. Bisnis Model Kanvas atau disingkat BMC ini sangat cocok diterapkan untuk:

  1. Usaha baru atau berbisnis baru
  2. Usaha yang berjalan atau bisnisnya ingin semakin berkembang.

Bisnis Model Kanvas adalah alternatif terbaik dari Bisnis Plan. Selain simpel dan mudah dalam pembuatannya juga efektif khususnya dalam memulai usaha.

Jika sebelumnya dibutuhkan waktu beberapa hari, beberapa minggu atau bahkan beberapa bulan untuk membuat Bisnis Plan maka untuk membuat Bisnis Model Kanvas ini hanya dibutuhkan beberapa jam saja.

Bisnis Model Kanvas digagas dan ditemukan oleh Alexander Osterwalder dan Yves Pigneur.

Bukan hanya sebagai strategi, tetapi menjadi panduan teknis dan praktis karena terdiri dari sembilan blok yang disusun dalam selembar Kanvas. Struktur BMC terdiri dari sembilan blok bangunan yaitu:

  1. Customer Segments-Segmen pelanggan;
  2. Value Proposition-Proposisi Nilai;
  3. Channel-Jalur;
  4. Customer relationship-Hubungan Pelanggan
  5. Revenue Stream atau-Arus Pendapatan;
  6. Key Resources atau Sumberdaya Utama;
  7. Key Activities atau Aktivitas Utama;
  8. Key Partnership atau kemitraan Utama dan yang terakhir adalah
  9. Cost Structure-Struktur Biaya.

Dari Sembilan Blok itu yang pertama kita bahas adalah COSTUMER SEGMENTS

suatu organisasi yang melayani satu atau beberapa segmen pelanggan.

Apa itu Costumer Segments?
Adalah target pelanggan yang kita sasar. Siapa yang akan membeli produk atau jasa yang kita jual?. Siapa pelanggan utama kita?. Untuk lebih mudahnya kita sebut dengan istilah “Market Ideal”, yaitu; Orang yang mau membeli produk atau jasa yang kita jual sesuai dengan syarat dan ketentuan yang kita berikan. Pelanggan adalah inti dari semua model bisnis. Tanpa pelanggan (yang dapat memberikan keuntungan), tidak ada perusahaan yang mampu bertahan dalam waktu lama.

Perusahaan dapat mengelompokkan mereka dalam segmen-segmen berbeda berdasarkan kesamaan kebutuhan, perilaku, atau atribut lainnya. Sebuah model bisnis dapat menggambarkan satu atau beberapa segmen pelanggan, besar ataupun kecil. Suatu organisasi harus memutuskan segmen mana yang dilayani dan diabaikan. Setelah itu, barulah organisasi tersebut dapat merancang model bisnis dengan hati-hati dan  dengan pemahaman yang tepat mengenai kebutuhan spesifik pelanggan.

Beberapa sasaran pasar yang bisa dilayani, diantaranya adalah:

  1. Mass Market. Adalah pasar yang luas atau target pasar yang memang untuk masyarakat luas namun tetap sesuai segmen yang telah di targetkan sebelumnnya. Orang-orang dalam pemasaran masal tak ubahnya seperti menarik perhatian banyak orang dalam mass market agar tertarik dengan apa yang kita tawarkan. Model bisnis yang berfokus pada pasar massa tidak membedakan antara segmen-segmen pelanggan yang berbeda. Proposisi nilai, saluran distribusi, dan hubungan pelanggan berfokus pada satu kelompok besar pelanggan dengan kebutuhan dan masalah yang sebagian besar sama. Model bisnis jenis ini seringkali ditentukan dalam sektor produk konsumen elektronik.
  2. Niche Market adalah pemilihan segmen pasar yang khusus menyediakan produk dan jasa sejenis, guna memuaskan kebutuhan pasar secara spesifik yang bertujuan untuk mendapatkan kepuasan dari pelanggan dan dapat menguasai harga pasar, kualitas maupun demografinya. Di Indonesia, niche market dikenal dengan nama pasar ceruk. Model bisnis seperti ini banyak ditemukan dalam hubungan pemasok-pembeli. Contohnya, pabrikan suku cadang mobil yang sangat tergantung pada pembelian yang dilakukan pabrikan kendaraan besar.
  3. Segmented Market atau Segmentasi Pasar adalah kegiatan membagi suatu pasar menjadi kelompok-kelompok pembeli yang berbeda yang memiliki kebutuhan, karakteristik, atau perilaku yang berbeda yang mungkin membutuhkan produk atau bauran pemasaran yang berbeda. Segmented Market juga dapat diartikan sebagai proses pengidentifikasian dan menganalisis para pembeli di pasar produk, menganalisis perbedaan antara pembeli di pasar. Atau disebut juga pasar tersegmentasi. Proposisi nilai yang ditawarkan dan diberikan pun berbeda untuk masing-masing segmen.

Dasar–dasar segmentasi pasar pada pasar konsumen

  • Variabel geografi
    Variabel tersebut, antara lain: wilayah, ukuran daerah, ukuran kota, dan kepadatan iklim.
  • Variabel demografi
    Variabel tersebut, antara lain: umur, keluarga, siklus hidup, pendapatan, pendidikan, dll.
  • Variabel psikologis
    Variabel tersebut, antara lain: kelas sosial, gaya hidup, dan kepribadian.
    Variabel tersebut, antara lain: manfaat yang dicari, status pemakai, tingkat pemakaian, status kesetiaan dan sikap pada produk.

Dasar–dasar segmentasi pada pasar industri
Tahap 1, yaitu menetapkan segmentasi makro, yakni pasar pemakai akhir, lokasi geografis, dan banyaknya langganan.
Tahap 2, yaitu sikap terhadap penjual, ciri–ciri kepribadian, kualitas produk, dan pelanggan.

Syarat segmentasi pasar yang efektif. Ada beberapa syarat segmentasi yang efektif, yaitu:

  1. Dapat diukur
  2. Dapat dicapai
  3. Cukup besar atau cukup menguntungkan
  4. Dapat dibedakan
  5. Dapat dilaksanakan

Pembeli mempunyai kebutuhan dan keinginan yang unik. Setiap pembeli, berpotensi menjadi pasar yang terpisah. Oleh karena itu segmentasi pasar dapat dibangun pada beberapa tingkat yang berbeda.

  • Pemasaran massal
    Pemasaran massal berfokus pada produksi massal, distribusi massal, dan promosi massal untuk produk yang sama.
  • Pemasaran segmen: Pemasaran segmen menyadari bahwa pembeli berbeda dalam kebutuhan, persepsi, dan perilaku pembelian.
  • Pemasaran ceruk
    Pemasaran ceruk (marketing niche) berfokus pada sub-group di dalam segmen-segmen. Suatu ceruk adalah suatu grup yang didefiniskan dengan lebih sempit.
  • Pemasaran mikro
    Praktik penyesuaian produk dan program pemasaran agar cocok dengan citarasa individu atau lokasi tertentu. Termasuk dalam pemasaran mikro adalah pemasaran lokal dan pemasaran individu.Manfaat dari segmentasi pasar adalah:Penjual atau produsen berada dalam posisi yang lebih baik untuk memilih kesempatan-kesempatan pemasaran. Penjual atau produsen dapat menggunakan pengetahuannya terhadap respon pemasaran yang berbeda-beda, sehingga dapat mengalokasikan anggarannya secara lebih tepat pada berbagai segmen. Penjual atau produsen dapat mengatur produk lebih baik dan daya tarik pemasarannya.
  • Diversifikasi Market adalah strategi perusahaan untuk memasuki pasar atau industri baru yang bisnisnya tidak ada saat ini, sementara juga menciptakan produk baru untuk pasar baru tersebut. Ini adalah bagian Matrix yang paling berisiko, karena bisnis ini tidak memiliki pengalaman di pasar baru dan tidak tahu apakah produk itu akan sukses.Diversifikasi adalah salah satu dari empat strategi pertumbuhan utama yang didefinisikan oleh matriks Produk
  • Multisided Market atau Pasar dua sisi, yang juga disebut jaringan dua sisi, adalah platform ekonomi yang memiliki dua kelompok pengguna berbeda yang saling memberi manfaat jaringan. Organisasi yang menciptakan nilai terutama dengan memungkinkan interaksi langsung antara dua (atau lebih) jenis pelanggan afiliasi yang berbeda disebut platform multi-sisi (MSP).Jaringan dua sisi dapat ditemukan di banyak industri, berbagi ruang dengan penawaran produk dan layanan tradisional. Contoh pasar meliputi kartu kredit (terdiri dari pemegang kartu dan pedagang); HMO (pasien dan dokter); Sistem operasi (pengguna akhir dan pengembang); Halaman kuning (pengiklan dan konsumen); Konsol video game (gamer dan pengembang game); Lokasi rekrutmen (pencari kerja dan perekrut); Mesin pencari (pengiklan dan pengguna); Dan jaringan komunikasi, seperti Internet. Contoh perusahaan terkenal yang menggunakan pasar dua sisi termasuk organisasi seperti American Express (kartu kredit), eBay (pasar), Taobao (pasar di China), Facebook (media sosial), Mall of America (pusat perbelanjaan), Match.com (Platform kencan), Monster.com (platform rekrutmen), dan Sony (game console).Manfaat masing-masing kelompok menunjukkan permintaan skala ekonomi. Konsumen, misalnya, lebih suka kartu kredit yang dihormati oleh lebih banyak pedagang, sementara pedagang lebih memilih kartu yang dibawa oleh lebih banyak konsumen. Pasar dua sisi sangat berguna untuk menganalisis masalah telur dan telur dari pertempuran standar, seperti persaingan antara VHS dan Beta. Mereka juga berguna dalam menjelaskan banyak strategi penetapan harga atau “freemium” gratis di mana satu grup pengguna mendapat penggunaan platform secara gratis untuk menarik kelompok pengguna lainnya.Nah itu baru kita bahas market segmented yang terdiri dari:
    1. Mass market
    2. Niche market
    3. Segmented market
    4. Diversified market
    5. Multisided market

Kita lanjut sedikit lagi ya. Semakin detil kita bisa mendefinisikan market ideal kita, semakin mudah kita menjual produk atau jasa kita kepada orang tersebut. Contoh: penjual busana muslim anak bisa mendefinisikan market idealnya adalah wanita muslim yang memiliki anak yang bersekolah di SD.Mengapa wanita? Kok bukan pria? Karena yang umumnya membelikan/memilih/menentukan baju anaknya adalah ibu meskipun yang bayar bisa ibu bisa bapaknya.Hal lain yang perlu diperhatikan adalah mencoba membedakan antara user alias pengguna dengan customer alias pelanggan. Pengguna adalah orang yang menggunakan produk atau jasa kita sedangan pelanggan adalah orang yang membeli dari kita. Contoh baju muslim anak, pengguna adalah anak-anak tetapi pelanggan adalah ibunya. Jadi dengan mengetahui ini tentu kita akan fokus jualan ke ibunya bukan ke anaknya. Apakah boleh jualan ke anaknya? tentu boleh saja tetapi akan jauh lebih efektif menjual kepada pengambil keputusan (ibu). Apakah pengguna dengan pelanggan bisa sama?? ya bisa saja. Contoh jualan makanan umum, biasanya pengguna = pelanggan. Jadi KENALILAH MARKET IDEAL bisnis yang kita jalankan sebelum mulai menjual produk atau jasa kita.

Siapa pelanggan Anda?
Siapa pengguna produk/jasa Anda? Siapa pelanggan yang paling menguntungkan Anda?

Selanjutnya kita akan beralih membahas

VALUE PROPOSITION
Pada bagian ini menggambarkan nilai yang Anda tawarkan dalam bisnis Anda. Disinilah kita harus mampu memenuhi kebutuhan dan keinginan pelanggan dari produk/jasa yang kita jual. nilai apakah yang kita berikan kepada pelanggan? Diantara masalah pelanggan, manakah yang kita bantu untuk kita selesaikan? Kebutuhan pelanggan manakah yang kita penuhi? Gabungan produk dan jasa apakah yang kita tawarkan kepada setiap segmen pelanggan?

Pada dasarnya sebuah Produk atau Jasa itu dibuat untuk 2 hal:

  • Untuk memenuhi harapan pelanggan.
  • Untuk meringankan tugas atau beban pelanggan.Untuk itu perlu ditemukan dan kenali “Apa ‘nilai tambah’ produk/jasa kita sehingga pelanggan rela membeli produk/jasa kepada kita dibandingkan membeli ke ‘toko sebelah’?”Untuk mendapatkan nilai tambah yang “menjual” buat produk/jasa kita pada dasarnya ada 3 cara, yaitu:
  • Produk atau Jasa kita adalah yang PERTAMA di bidang tersebut. Contoh Aqua, teh botol sosro. Sampai saat ini orang selalu menyebut membeli aqua padahal yang dimaksud air mineral atau teh botol meskipun yang dimaksud belum tentu yang merknya sosro. Demikianlah keuntungan sebagai Produk atau Jasa yang pertama kali.
  • Produk atau Jasa kita adalah yang TERBAIK (kualitas, layanan dll) di bidang tersebut. Contoh Garuda Indonesia untuk maspkapai penerbangan di Indonesia. Menggunakan metode ATM (Amati, Tiru dan Modifikasi) adalah hal yang umum dilakukan. Mengambil yang bagus dari yang ditiru dan memperbaiki kekurangannya akan membuat produk atau jasa kita lebih baik dibanding kompetitor.
  • Produk atau Jasa kita memiliki KEUNIKAN dibanding kompetitor. Contoh Sancu (Sandal Lucu) yang unik dan lucu sehingga penjualannya sangat bagus.Jadi berusalah menjadi YANG PERTAMA atau YANG TERBAIK atau YANG TERUNIK untuk memenangkan persaingan.Sekarang coba cek produk/jasa yang anda jual. Apakah produk/jasa anda adalah YANG PERTAMA? atau YANG TERBAIK?atau YANG TERUNIK? Jadi, proposisi nilai menciptakan nilai untuk segmen pelanggan melalui paduan elemen-elemen berbeda yang melayani kebutuhan tersebut. Nilai dapat bersifat kuantitatif (misalnya harga dan kecepatan layanan) atau kualitatif (misalnya desain dan pengalaman pelanggan). Bauran elemen berikut bisa menjadi daftar menciptakan proposisi nilai, antara lain:
  • Sifat baru
  • Kinerja produk
  • Nilai dapat menyelesaikan pekerjaan.
  • Desain produk
  • Merk/status
  • Harga
  • Pengurangan biaya
  • Pengurangan risiko
  • Kemampuan dalam mengakses
  • Kenyamanan/kegunaan.

Sekarang kita bahas blok ketiga dari BMC yaitu:

Channels

Melalui saluran manakah segmen pelanggan ingin dijangkau? Bagaimana cara kita menjangkau mereka saat ini? Bagaimanakah saluran-saluran kita terintegrasi? Saluran manakah yang terbaik? Saluran manakah yang paling efesien dari sisi biaya? Bagaimanakah cara kita mengintegrasikan saluran tersebut dengan kebiasaan pelanggan?Channel adalah jalur apa saja yang dapat digunakan agar produk atau jasa kita bisa sampai ke tangan pelanggan. Jangan terfokus hanya 1 (satu) jalur, gunakan beberapa jalur agar produk atau jasa kita lebih mudah didapatkan pelanggan yang ujungnya adalah bisnis yang makin berkembang Termasuk kedalam jalur ini diantaranya: Indirect Selling (misal menggunakan reseller), Direct Selling (jual langsung), Online dsb. Contoh KangKaos salah satu usaha saya dan Henpun  memilki saluran penjualan melalui online, reseller dan penjualan langsung melalui pameran. Sebuah organisasi dapat memilih antara menjangkau pelanggan melalui saluran-nya sendiri, melalui saluran mitra, atau melalui paduan keduanya. Jenis-jenis saluran yang dapat digunakan antara lain

  • Tenaga penjualan langsung
  • Penjualan web
  • Toko sendiri
  • Toko mitra
  • Penjualan jumlah besar

Semakin banyak JALUR / CHANNELS yang mungkin digunakan agar produk atau jasa kita sampai ke tangan pelanggan semakin besar kemungkinan bisnis kita untuk sukses. Sekarang kita cek Channels apa saja yang ANDA MILIKI untuk mendeliver Produk/Jasa anda kepada para pelanggan? Apakah sudah CUKUP? Atau perlu DITAMBAH? Jika perlu ditambah maka ditambah DENGAN ….

Yang Ke Empat

CUSTOMER RELATIONSHIPS

Hubungan pelanggan menggambarkan berbagai jenis hubungan yang yang dibangun perusahaan bersama segmen pelanggan yang spesifik. Pola hubungan dapat bervariasi mulai dari yang bersifat pribadi sampai otomatis.

Kita dapat membedakan beberapa kategori hubungan pelanggan yang mungkin sudah ada dalam hubungan perusahaan dengan segmen pelanggan tertentu antara lain:

  1. Bantuan personal. Hubungan ini didasarkan pada interaksi antar manusia (human to human). Pelanggan dapat berkomunikasi dengan petugas pelayanan untuk mendapatkan bantuan selama proses penjualan atau setelah selesai pembelian. Komunikasi ini dapat dilakukan di titik penjualan (poin of sell), melalui call-centre, email, atau saluran lainnya.
  2. Bantuan personal khusus. Dalam hubungan ini perusahaan menugaskan petugas pelayanan pelanggan yang khusus diperuntukkan bagi klien individu. Jenis hubungan ini paling dalam dan intim, dan biasanya dikembangkan dalam jangka panjang.
  3. Swalayan. Pola hubungan ini, perusahaan tidak melakukan hubungan langsung dengan pelanggan, tetapi menyediakan semua sarana yang diperlukan pelanggan agar dapat membantu dirinya sendiri.
  4. Layanan Otomatis. Hubungan jenis ini mencampurkan bentuk layanan mandiri yang lebih canggih dengan proses otomatis.
  5. Komunitas.  Saat ini perusahaan semakin banyak memanfaatkan komunitas pengguna agar lebih terlibat dengan pelanggan/prospek dan dapat memfasilitasi hubungan antar komunitas. Banyak perusahaan mempertahankan komunitas online yang memungkinkan pengguna bertukar pengetahuan dan saling membantu dalam memecahkan masalah.
  6. Kokreasi. Semakin banyak perusahaan yang melakukan lebih dari sekedar hubungan konvensional pelanggan-vendor untuk menciptakan nilai bersama pelanggan.

Perlu diketahui bahwa biaya mendapatkan pelanggan jauh lebih besar daripada mempertahankan pelanggan. Untuk itu mempertahankan pelanggan adalah salah satu strategi yang tepat untuk membesarkan bisnis. Salah satu cara untuk mempertahankan pelanggan adalah dengan terlibat interaksi atau berkomunikasi dengan para pelanggan.

  • Bagaimana cara kita untuk berhubungan dan berkomunikai dengan para pelanggan dalam rangka memaintain pelanggan itulah Customer Relationships. Gunakan berbagai cara supaya kita makin mudah berkomunikasi dengan para pelanggan.Beberapa cara menjaga hubungan dengan pelanggan:1. Personal Assistant
    2. Dedicated Personal Assistant
    3. Self Service
    4. Automated Service
    5. Communities
    6.  CO-Creation. Seperti yang telah dijelaskan diatas.Permudahlah cara untuk BERINTERAKSI dengan pelanggan agar mereka menjadi loyal dan repeat order ke kita. Hubungan pelanggan yang sukses akan mendorong motivasi perusahaan untuk:
  • Akuisisi pelanggan.
  • Retensi (mempertahankan) pelanggan.
  • Peningkatan penjualan (upselling)

Blok berikutnya adalah Revenue Streams

REVENUE STREAMS

kita perlu menjawab beberapa pertanyaan berikut: untuk nilai apakah pelanggan benar-benar bersedia membayar? Untuk apa sajakah mereka membayar? Bagaimanakah pembayaran mereka? Bagaimanakah cara pembayaran yang lebih mereka sukai? Berapa besarkah kontribusi masing-masing arus pendapatan terhadap pendapatan secara keseluruhan?

Revenue Streams atau arus pendapatan: adalah jenis-jenis pemasukan dari bisnis yang kita jalankan untuk masing-masing segment yang ditarget. Jangan tergantung hanya dari satu revenue stream saja, coba temukan dan kenali apakah ada kemungkinan revenue stream yang lainnya. Yang termasuk kedalam revenue stream diantaranya:

  • one time charge
  • sewa/pemakaian/service bulanan
  • maintenance bulanan
  • penjualan barang
  • dsb

Bisa jadi di satu sisi kita memberikan free of charge tapi disisi lain berbayar. Contoh Skype yang menyediakan layanan telepon gratis tetapi tetap memiliki keuntungan yang besar karena ada layanan premiumnya yang berbayar.

Contoh lainnya misalnya bisnis busana muslim online mungkin awalnya revenue hanya dari penjualan produk yang dijual saja tetapi sebenarnya bisa mendapat tambahan revenue dari biaya packing barang yang dikirim atau bisa juga dari komisi sebagai reseller. Jadi kita tidak hanya menjual barang milik kita saja tetapi juga bisa menjualkan produk orang lain dan mendapatkan komisi. Contoh lain sebuah rumah makan selain mendapatkan revenue dari makanan dan minuman utama bisa juga dari menyewakan counter majalah dsb. Selain telah disebutkan diatas, ada beberapa cara untuk membangun arus kas pendapatan antara lain:

  1. Penjualan aset. Pengertian arus pendapatan yang paling luas berasal dari penjualan hak kepemilikan atas produk fisik.
  2. Biaya penggunaan. Arus pendapatan perushaan dihasilkan dari penggunaan layanan tertentu. Semakin sering layanan tersebut digunakan, semakin banyak pelanggan yang membayar. Contoh: operator telekomunikasi, ATM bank. Dll.
  3. Biaya berlangganan. Arus pendapatan juga dapat dihasilkan dari penjualan akses yang terus menerus atas suatu layanan.
  4. Pinjaman/penyewaan/Leasing. Arus pendapatan tercipta karena memberi seseorang hak eksklusif sementara untuk menggunakan aset tertentu pada periode tertentu sebagai ganti atas biaya yang ditarik.
  5. Lisensi. Arus pendapatan ini muncul karena memberi izin kepada pelanggan untuk menggunakan properti intelektual terproteksi sebagai pertukaran atas biaya lisensi. Lisensi memungkinkan pemegang hak menghasilkan pendapatan dari properti mereka tanpa harus memproduksi atau mengkomersialkan suatu layanan.
  6. Biaya komisi. Arus pendapatan ini bersumber dari layanan perantara yang dilakukan atas nama dua pihak atau lebih.
  7. Periklanan. Arus pendapatan ini dihasilkan dari biaya untuk mengiklankan produk, layanan, atau merk tertentu. Biasanya, industri media dan event organizer sangat bergantung pada pendapatan iklan.

Yang perlu digarisbawahi adalah masing-masing arus pendapatan memiliki mekanisme penetapan harga yang berbeda.

CARILAH REVENUE STREAM TAMBAHAN dari bisnis yang kita jalankan, bukan tidak mungkin ternyata banyak peluang tambahan disana.

Cek bisnis anda sekarang. Apakah anda memiliki hanya SATU REVENUE STREAM? Atau beberapa sumber pendapatan?

Blok bangunan berikutnya dari Business Model Canvas adalah

KEY RESOURCES

Blok bangunan sumber daya utama menggambarkan aset-aset terpenting yang diperlukan agar sebuah model bisnis dapat berfungsi.

Setiap model bisnis memerlukan sumber daya utama yang memungkinkan perusahaan menciptakan dan menawarkan proposisi nilai, menjangkau pasar, mempertahankan hubungan dengan segmen pelanggan, dan memperoleh pendapatan. Kebutuhan sumber daya utama berbeda-beda sesuai jenis model bisnis.

Sumber daya utama dapat berbentuk fisik, finansial, intelektual, atau manusia. Sumber daya utama dapat dimiliki atau disewa oleh perusahaan atau diperoleh dari mitra utama.

Sebelum menentukan sumber daya utama yang dibutuhkan, kita perlu menjawab pertanyaan berikut ini: Sumber daya utama apakah yang dibutuhkan proposisi nilai kita? Saluran distribusi kita? Hubungan pelanggan? Arus pendapatan?

Sumber Daya Utama dapat dikategorikan antara lain:

  1. Fisik. Kategori key resources ini meliputi semua bentuk aset fisik seperti fasilitas pabrikan, bangunan, kendaraan, mesin, sistem, sistem titik penjualan, dan jaringan distribusi.
  2. Intelektual. Sumber daya intelektual seperti merek, pengetahuan yang dilindungi, paten dan hak cipta, kemitraan, dan database pelanggan merupakan komponen-komponen yang semakin penting dalam model bisnis yang kuat. Sumber daya intelektual sulit dikembangkan, tetapi jika berhasil, akan memberikan nilai yang sangat berarti.
  3. Manusia. Setiap perusahaan memerlukan sumber daya manusia, tetapi orang-orang akan menonjol dalam model bisnis tertentu.
  4. Finansial. Beberapa model bisnis membutuhkan sumber daya finansial dan/atau jaminan finansial, seperti uang tunai, kredit, atau opsi saham untuk merekrut karyawan andalan.

Sumber daya utama memegang peranan penting dalam rangka upaya perusahaan mewujudkan proposisi nilai yang ingin diciptakan. Diantara sumber daya utama yang paling penting adalah sumber daya manusia. Karena bagaimana pun manusia-lah yang mengatur segalanya.

KEY ACTIVITIES

blok bangunan aktivitas kunci menggambarkan hal-hal terpenting yang harus dilakukan perusahaan agar model bisnisnya dapat bekerja.

Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut: Apa sajakah aktivitas-aktivitas utama yang diperlukan proposisi nilai kita? Saluran distribusi kita?  Hubungan pelanggan? Arus pendapatan?

Setiap model bisnis membutuhkan sejumlah aktivitas kunci, yaitu tindakan-tindakan terpenting yang harus diambil perusahaan agar dapat beroperasi dengan sukses. Seperti halnya sumber daya utama, aktivitas-aktivitas kunci juga diperlukan untuk menciptakan dan memberikan proposisi nilai, menjangkau pasar, mempertahankan hubungan pelanggan, dan memperoleh pendapatan. Kegiatan-kegiatan utama berbeda tergantung pada jenis model bisnisnya.

Aktivitas-aktivitas utama (kunci) dapat dikategorikan sebagai berikut:

  1. Produksi. Aktivitas ini terkait dengan perancangan, pembuatan, dan penyampaian produk dalam jumlah besar dan/atau kualitas unggul. Aktivitas produksi mendominasi model bisnis perusahaan pabrikan.
  2. Pemecahan masalah. Aktivitas-aktivitas ini terkait dengan penawaran solusi baru untuk masalah-masalah pelanggan individu. Kegiatan-kegiatan konsultan, rumah sakit, dan organisasi jasa lain biasanya didominasi aktivitas pemecahan masalah. Model bisnis organisasi ini membutuhkan aktivitas-aktivitas seperti manajemen pengetahuan dan pelatihan berkelanjutan.
  3. Platform/jaringan. Model bisnis yang dirancang dengan platform sebagai sumber daya utama didominasi oleh platform atau aktivitas kunci

KEY PARTNERSHIPS

blok bangunan kemitraan utama menggambarkan jaringan pemasok dan mitra yang membuat model bisnis dapat bekerja.

Perusahaan membentuk kemitraan dengan berbagai alasan, dan kemitraan menjadi landasan dari berbagai model bisnis. Perusahaan membentuk aliansi untuk mengoptimalkan model bisnis, mengurangi risiko, atau memperoleh sumber daya mereka.

Kita dapat membedakan empat jenis kemitraan yang berbeda yaitu:

  1. Aliansi strategis antara non-pesaing.
  2. Coopetition: kemitraan strategis antar pesaing.
  3. Usaha patungan untuk mengembangkan bisnis baru.
  4. Hubungan pembeli-pemasok untuk menjamin pasokan yang dapat diandalkan.

Nah kita perlu menjawab beberapa pertanyaan berikut ini untuk mendapatkan mitra yang tepat agar proposisi nilai, hubungan pelanggan, jalur distribusi, dan aliran pendapatan bisa dilakukan secara efektif oleh organisasi. Siapa sajakah mitra utama kita? Siapa sajakah pemasok utama kita? Sumber daya utama apakah yang kita dapatkan dari mitra? Aktivitas kunci apa sajakah yang dilakukan mitra kita?

Agar bermanfaat, berikut kita bedakan tiga motivasi dalam membangun kemitraan yaitu:

  1. Optimasi dan skala ekonomi. Bentuk paling mendasar dari kemitraan atau hubungan antara pembeli-pemasok dirancang untuk mengoptimalkan alokasi sumber daya atau mengerjakan semua aktivitasnya sendiri. Optimasi dan skala ekonomi kemitraan biasanya dibuat untuk mengurangi biaya, dan itu sering kali melibatkan outsourcing atau pemanfaatan infrastruktur bersama.
  2. Pengurangan risiko dan ketidakpastian. Kemitraan dapat mengurangi risiko dalam lingkungan kompetitif yang bercirikan ketidakpastian. Bukan sesuatu yang tidak biasa bagi pesaing untuk membentuk aliansi strategis dalam satu area sambil tetap bersaing di area lainnya.
  3. Akuisisi sumber daya dan aktivitas tertentu. Hanya sedikit perusahaan yang memiliki semua sumber daya atau melakukan semua aktivitas yang digambarkan oleh model bisnisnya. Kebanyakan mereka lebih suka memperluas kemampuan dengan mengandalkan perusahaan lain untuk melengkapi sumber dayanya atau melaksanakan aktivitas-aktivitas tertentu.

COST STRUCTURE

Pertanyaan ini penting untuk kita jawab. Biaya terpenting apakah yang ada dalam model bisnis kita? Sumber daya utama apakah yang paling mahal? Aktivitas-aktivitas kunci apakah yang paling mahal?

Struktur biaya menggambarkan semua biaya yang dikeluarkan untuk mengoperasikan model bisnis. Blok bangunan ini menjelaskan biaya terpenting yang muncul ketika mengoperasikan model bisnis tertentu. Menciptakan dan memberikan nilai, mempertahankan hubungan pelanggan, dan menghasilkan pendapatan, menyebabkan timbulnya biaya. Perhitungan biaya semacam ini relatif lebih mudah setelah setelah sumber daya utama, aktivitas-aktivitas kunci, dan kemitraan utama ditentukan.

Adalah biasa bila setiap model bisnis harus meminimalkan biaya. Akan tetapi, struktur biaya yang rendah lebih penting bagi beberapa model bisnis daripada model bisnis lainnya. Oleh karenanya, akan sangat berguna bila struktur biaya model bisnis dibedakan dalam dua kelas, yaitu yang terpacu-biaya (cost-driven)  dan terpacu-nilai (value-driven). Banyak model bisnis yang berada di antara kedua titik ekstrim tersebut.

Blok yang terakhir adalah COST STRUCTURE. struktur biaya menggambarkan semua biaya yang dikeluarkan untuk mengoperasikan model bisnis. Yang perlu diperhatikan adalah biaya terpenting apakah yang ada dalam model bisnis kita? Sumber Daya Utama apakah yang paling mahal? Aktivitas-aktivitas kunci apakah yang paling mahal?

Blok bangunan ini menjelaskan biaya terpenting apakah yang muncul ketika mengoperasikan model bisnis tertentu. Menciptakan dan memberikan nilai, mempertahankan hubungan pelanggan, dan menghasilkan pendapatan, menyebabkan timbulnya biaya. Perhitungan biaya semacam ini relatif lebih mudah setelah sumber daya utama, aktivitas-aktivitas kunci,  dan kemitraan utama ditentukan. Meskipun demikian, beberapa model bisnis lebih terpacu dalam hal biaya daripada model bisnis lainnya.

Adalah biasa bila setiap model bisnis harus meminimalkan biaya. Akan tetapi, struktur biaya yang rendah lebih penting bagi beberapa model bisnis lainnya. Oleh karenanya, akan sangat berguna bila struktur biaya model bisnis dibedakan dalam dua kelas Seperti disebutkan di atas.

  1. Terpacu biaya. Model bisnis terpacu-biaya berfokus pada peminimalan biaya.
  2. Terpacu nilai. Beberapa perusahaan kurang peduli terhadap implikasi biaya desain model bisnis tertentu, dan berfokus pada penciptaan nilai.

Struktur biaya dapat memiliki karakteristik berikut:

Biaya Tetap

Biaya-biaya yang tetap sama meskipun volume barang atau jasa yang dihasilkan berbeda-beda.

Biaya Variabel

Biaya-biaya yang bervariasi secara proporsional dengan volume barang dan jasa yang dihasilkan.

Skala Ekonomi

Keunggulan biaya yang dinikmati suatu bisnis ketika produksinya berkembang. Perusahaan-perusahaan yang lebih besar misalnya mendapatkan manfaat dari rata-rata harga pembelian yang lebih rendah karena melakukan pembelian dalam jumlah besar.

Lingkup Ekonomi

Keunggulan biaya yang dinikmati bisnis terkait dengan lingkup operasional yang lebih besar, misalnya aktivitas pemasaran atau saluran distribusi yang sama dapat mendukung beberapa produk sekaligus.

Demikianlah penjelasan singkat kesembilan blok bangunan kanvas model bisnis menjadi dasar bagi alat bantu yang ringkas bagi wirausahawan. Kini Anda telah memahami setiap blok bangunan dalam struktur model bisnis.

Sekarang marilah kita mencoba menggambarkan model bisnis kita dari ide bisnis yang sudah Anda tentukan. Dengan alat ini sangat membantu Anda untuk melihat bagaimana ide bisnis Anda layak untuk dijalankan atau diperbaiki.

The following two tabs change content below.

Hamdani

Praktisi Bisnis. Konsultan Profesional Bidang Keuangan dan UKM.

Tinggalkan Balasan