Kepemilikan Bisnis

Kepemilikan bisnis pada umumnya adalah milik pribadi, pemerintah pusat, dan daerah, organisasi swasta. Meningkatkan kualitas suatu perusahaan bisa melalui usaha merger, patungan, akuisisi, aliansi strategis, divestiture atau spin-off, dan inkubator bisnis.

Kartel

Kolusi harga pada umumnya dibentuk oleh hubungan perusahaan yang sejenis atau sering dinamakan kartel.

Kartel didirikan dengan tujuan untuk membatasi ruang lingkup persaingan agar lebih sempit supaya efektif dan efisien di dalam menekan dan mengendalikan pasar. Salah satu kartel yang terkenal untuk tingkat dunia adalah OPEC (organization of petroleum exporting countries) yang didirikan pada tahun 1960.

Kartel yang dibentuk dalam suatu negara disebut dengan nama kartel domestik. Apabila diikuti oleh banyak negara kartel ini dinamakan kartel internasional.

Spesialisasi Kartel

Pada umumnya kartel mempunyai spesialisasi kegiatan yang bertujuan untuk mencapai keuntungan optimal. Spesialisasi kartel tersebut meliputi:

  1. Kartel harga. Dalam kartel jenis ini yang ditekankan adalah pengaturan (penyeragaman) harga agar harga produk dipasaran tidak saling menjatuhkan satu sama lain.
  2. Kartel produksi. Dalam kartel ini yang diatur adalah kouta produksi dari masing-masing anggota kartel. Masing-masing anggota sudah dapat kouta produksi maksimal yang tidak boleh dilanggar. Seluruh anggota mempunyai patokan batas produksi sehingga total produksi dari seluruh anggota dapat diketahui dan harga per unit produk dari seluruh anggota kartel akan dapat di hitung.
  3. Kartel daerah. Dalam kartel ini masing-masing anggota kartel memperoleh daerah kekuasaan pemasaran. Setiap anggota dilarang menjual produknya di luar daerah kekuasaannya.
  4. Kartel pembagian laba. Biasanya kartel ini menghitung seluruh laba secara keseluruhan kemudian mendistribusikan laba yang diperoleh tersebut kepada masing-masing anggota kartel.
  5. Kartel prasyarat. Kartel ini seringkali disebut dengan kartel kondisi. Di dalam kartel ini akan ditetapkan dan diatur berbagai syarat-syarat penjualan, syarat penyerahan barang, syarat pembayaran, syarat adanya asuransi, syarat pemberian bonus dan syarat-syarat lainnya yang terkait dengan penjualan barang.

Joint Venture

Gabungan dari beberapa perusahaan asing untuk melakukan kerjasama di bidang ekonomi. Joint venture mempunyai tujuan untuk memperluas pasar dan menguasai pangsa pasar. Joint venture merupakan salah satu tipe perusahaan monopoli internasional. Aktivitas yang dilakukan oleh masing-masing perusahaan antar negara ini diikat dalam satu sistim kerjasama.

Trust

Adalah penggabungan atau peleburan dari beberapa perusahaan menjadi satu perusahaan yang lebih besar. Perusahaan yang melebur diri tersebut akan diberi saham sebesar kekayaan bersih yang disetorkannya.  Oleh karena itu, seluruh aktiva dan  utang  dari perusahaan yang meleburkan diri tersebut diserahkan sepenuhnya kepada perusahaan baru yang dibentuknya tersebut. Saham yang dimiliki oleh para perusahaan yang  meleburkan diri tersebut dapat berpindah-pindah tangan sebagaimana berpindah tangannya saham yang  diperjualbelikan di  pasar modal. Saham bisa dijual lewat pasar modal dan dapat juga dialihkan dari  tangan ke tangan secara langsung.

Holding Company

Sesuai dengan namanya, perusahaan ini dapat menguasai perusahaan lain. Menguasai perusahaan lain dapat  dilakukan jika perusahaan ini dapat  menguasai mayoritas saham yang dimiliki oleh perusahaan lain tersebut. Karena suara  mayoritas perusahaan lain sudah  dikuasainya, kekuasaan mutlak berada pada perusahaan holding company. Holding berarti menguasai sedangkan company berarti perusahaan sehingga berarti perusahaan yang menguasai perusahaan lain. Dengan demikian, perusahaan holding company ini akan menjadi perusahaan induk, sedangkan perusahaan yang dikuasai menjadi perusahaan subsider atau perusahaan anak.

Yayasan

Dalam Bahasa Inggris disebut foundation. Adalah suatu badan hukum  yang mempunyai maksud dan tujuan yang  bersifat sosial, keagamaan dan kemanusiaan, didirikan dengan memperhatikan persyaratan formal yang ditentukan dalam Undang-undang.

Perusahaan Milik Negara (BUMN)

Badan usaha milik negara (BUMN)  adalah badan usaha yang modalnya berasal dari negara yang dibentuk melalui dana anggaran pendapatan belanja negara (APBN). BUMN ini meliputi perusahaan umum (Perum), perusahaan jawatan (perjan), perusahaan negara (PN), perusahaan negara perkebunan (PNP). Tujuan utama perusahaan negara ini adalah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat meskipun faktor perolehan laba tidak boleh diabaikan. Akan tetapi, perolehan laba bukan satu-satunya tujuan utama perusahaan.

Perusahaan Milik Daerah

Perusahaan milik pemerintah daerah ini terdiri atas pemerintah kabupaten/kota dan provinsi. Nama lain perusahaan ini adalah  Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). Modal perusahaan ini  diambil dari anggaran pendapatan belanja daerah kabupaten/kota dan provinsi.

Baca: Yusuf, syahrial. 2010, Entrepreneurship. Lentera Ilmu Cendikia: Jakarta.

The following two tabs change content below.

Hamdani

Praktisi Bisnis. Konsultan Profesional Bidang Keuangan dan UKM.

Tinggalkan Balasan