Jiwa Kewirausahaan

Seseorang yang telah memutuskan untuk menjadi pelaku usaha meskipun dalam skala usaha kecil dapat disebut sebagai wirausaha. Sebagi seorang pelaku usaha atau wirausahawan maka ia perlu mengembangkan jiwa kewirausahaan.  Untuk menjadi wirausaha yang sukses dibidangnya dia harus berusaha keras untuk mewujudkan segala kemampuannya.  Namun selain dia harus benar-benar memiliki ilmu dan skill, juga seorang wirausahawan harus memiliki bakat.

Pengertian Wirausaha

Menurut The American Heritage Dictionary, wirausahawan (entrepreneur)  didefinisikan dengan, seseorang yang mengorganisasikan, mengoperasikan dan memperhitungkan risiko untuk sebuah usaha yang mendatangkan laba.

Dalam pengertian tersebut di atas terdapat kata ‘mengorganisasikan’, apakah yang diorganisasikan tersebut? Demikian juga terdapat kata ‘mengoperasikan’ dan ‘memperhitungkan resiko’.  Seorang pelaku usaha dalam skala yang kecil sekalipun dalam menjalankan kegiatannya akan selalu menggunakan berbagai sumber daya. Sumber daya organisasi meliputi, sumber daya manusia, finansial, sumber daya phisik, informasi dan waktu, teknologi dan keahlian. Dengan demikian seorang pelaku usaha telah melakukan ‘pengorganisasian’ terhadap sumber daya yang dimilikinya dalam ruang dan dimensi yang terbatas dan berusaha ‘mengopeasikan’ sebagai kegiatan usaha guna mencapai laba. Dalam mengorganisasikan dan mengoperasikan usahanya tersebut ia berhadapan dengan sejumlah risiko, utamanya risiko kegagalan. Mengapa demikian? Jawabannya tidak lain karena berbagai sumber daya yang dimiliki pelaku usaha pada umumnya dalam kondisi yang terbatas. Pengertian terbatas disini bisa berkaitan dengan jumlah, dalam kualitas atau keduanya. Mengorganisasikan dan mengoperasikan berbagai sumber daya yang terbatas, jelas mengandung sejumlah risiko. Itulah hal yang dilakukan oleh seorang pelaku usaha yang memiliki jiwa kewirausahaan.

Menurut John J. Kao (1993) mendefisikan entrepreneurship sebagai berikut: “entrepreneurship is the attempt to creat value through recognition of business opportunity, the management of risk-taking appropriate tothe opportunity, and through the communicative and management skills to mobilize human, financial, and material resources necessary to bring a project to fruition”.

Dapat diartikan berkewirausahaan adalah usaha untuk menciptakan nilai melalui pengenalan kesempatan bisnis, manajemen pengbilan risiko yang tepat, dan melalui keterampilan komunikasi dan manajemen untuk memobilisasi manusia, uang dan bahan-bahan baku atau sumber daya lain yang diperlukan untuk menghasilkan proyek supaya terlaksana dengan baik.

Sedangkan menurut Robert D. Hisrich et. al. (2005) adalah “Entrepreneurship is the dynamic process of creating incremental wealth. The wealth is created by individuals who assume the major risks in terms of equity, time, and/or carrier commitment or provide value for some product or service. The product or service may or may not be new or unique, but value must somehow be infused by the entrepreneur by receiving and locating the necessary skills and resources”.

Dengan kata lain, berkewirausahaan adalah proses dinamis atas penciptaan  tambahan kekayaan. Kekayaan diciptakan oleh individu yang berani mengambil risiko utama dengan syarat-syarat kewajaran, waktu, dan atau komitmen karier atau penyediaan nilai untuk berbagai barang dan jasa. Produk dan jasa tersebut tidak atau mungkin baru atau unik, tetapi nilai tersebut bagaimanapun juga harus dipompa oleh usahawan dengan penerimaan dan penempatan kebutuhan keterampilan dan sumber-sumber daya.

Baca:

1. N. Mulyadi. H. Dr

2. Saiman, Leonardus

The following two tabs change content below.

Hamdani

Praktisi Bisnis. Konsultan Profesional Bidang Keuangan dan UKM.

2 Replies to “Jiwa Kewirausahaan”

  1. Wirausaha adalah orang yang melihat adanya peluang, kemudian menciptakan atau membentuk sebuah organisasi untuk memanfaatkan peluang tersebut.
    Disini seorang entrepreneur tidak selalu pedagang/penjual (businessman) atau seorang manager, ia adalah orang yang unik yang pembawaannya pengambil resiko dan yang memperkenalkan produk-produk innovative dan teknologi baru kedalam perekonomian.

    Menjadi seorang pengusaha sukses merupakan cita-cita bagi semua pelaku usaha. Namun semuanya itu tidak akan terwujud/tercapai dengan mudah jika kamu tidak memenuhi syarat menjadi seorang wirausaha yang sukses. Tidak akan ada kesuksesan tanpa adanya pengorbanan, sekecil apapun pengorbanan yang kamu lakukan.

    Jangan pernah takut dengan kegagalan ketika kamu baru saja memulai usaha. Yang terpenting dalam memulai usaha adalah rasa percaya diri dan teruslah untuk bermimpi. Sekarang ini banyak sekali orang yang memilih untuk membuka usaha sendiri, Mengapa? Salah satu faktornya tentu saja karena faktor kebutuhan hidup.
    #sekian




    0



    0

Tinggalkan Balasan