Dasar-dasar Teori dan Ilmu Manajemen

Pengantar Ilmu Manajemen

Barangkali tidak ada bidang aktivitas manusia yang lebih penting daripada bermanajemen, sebab tugas dasar dari semua manajer di segala tingkat dan dalam segala macam perusahaan ialah membentuk dan memelihara suatu lingkungan di mana orang-orang yang bekerja sama dalam kelompok-kelompok, dapat menyelesaikan tugas-tugas dan tujuan-tujuan yang ditentukan sebelumnya. Dengan kata lain, para manajer diserahi tanggung jawab untuk mengambil tindakan yang memungkinkan orang-orang memberi sumbangan terbaiknya kepada tujuan-tujuan kelompok.

Download Bahan Bacaan Manajemen DISINI

Sejak manusia mulai membentuk kelompok untuk mencari cita-cita yang tidak dapat mereka capai secara perorangan, maka sistem manajemen menjadi hal yang sangat esensial untuk menjamin koordinasi usaha-usaha perorangan. Setelah masyarakat semakin mengandalkan usaha kelompok, dan setelah banyak kelompok yang terorganisir menjadi besar, tugas para manajer menjadi semakin penting.

Bermanajemen adalah hal yang sangat esensial dalam segala kerja sama yang terorganisir, begitu juga pada segala tingkat organisasi dalam sebuah perusahaan. Bermanajemen bukan hanya fungsi dari direktur perusahaan tetapi juga sampai pengawas dilapangan sekalipun.

Walaupun kelemahan dan kesulitan bermanajemen dapat timbul pada setiap tingkat manajemen, namun manajemen yang efektif dan cerdas menuntut bahwa semua orang yang bertanggung jawab bagi pekerjaan orang lain, pada setiap tingkat dan dalam setiap jenis perusahaan, dapat menganggap dirinya sebagai menajer. Sehingga dengan demikian tidak ditemukan perbedaaan yang fundamental antara manajer dan pejabat pimpinan, pengurus, atau pengawas. Memang harus diakui, suatu situasi tertentu dapat sangat berbeda antara macam-macam tingkat dalam suatu organisasi atau berbagai jenis organisasi atau berbagai jenis perususahaan, ruang lingkup, kekuasaan boleh jadi berbeda-beda, jenis-jenis kesulitan yang ditangani barangkali sangat berlainan, dan seorang dalam peran manajer boleh jadi juga menjadi seorang wiraniaga.

Ilmu dan Manajemen

Meskipun umur organisasi manusia untuk mencapai tujuan-tujuan umum sudah berabad-abad, namun baru sekarang suatu ilmu mengenai manajemen berkembang. Sejak Perang Dunia II ada kesadaran yang makin bertambah, bahwa mutu bermanajemen penting bagi hidup modern, dan hal itu telah menghasilkan analisa dan penyelidikan luas terhadap proses manajemen, lingkungannya dan teknik-tekniknya.

Beberapa ilmu sosial lebih maju dari yang lainnya. Dengan segala kekurangannya, ilmu ekonomi, misalnya, telah berhasil menerangkan arah kegiatan mana akan menghasilkan output yang tertinggi dengan pengeluaran tenaga dan modal sesedikit mungkin. Tetapi prinsip-prinsip ekonomi mengasumsikan bahwa tujuan-tujuan ekonomis dapat dapat dicapai melalui koordinasi kegiatan manusia baik perusahaan, maupun kelompok-kelompok perusahaan, dikelola dengan baik.

Ilmu dan Metode Ilmiah

Ilmu menerangkan gejala-gejala. Ilmu itu berdasarkan suatu kepercayaan kepada rasionalitas alam yaitu pada ide bahwa hubungan-hubungan bisa ditemukan antara dua atau lebih kumpulan kejadian. Ciri-ciri pokok dari suatu ilmu adalah bahwa pengetahuan telah ditemukan dan disistematisir melalui penerapan metode ilmiah. Dalam arti bahwa hubungan-hubungan antara variabel-variabel dan batas-batas telah dipastikan dan prinsip-prinsip pokok telah ditemukan.

Metode ilmiah meliputi penentuan melalui observasi atas kejadian-kejadian atau benda-benda dan memeriksa kecermatan fakta-fakta tersebut melalui penyelidikan lebih lanjut. Setelah mengklasifikasi dan menganalisa fakta-fakta, para ilmuan mencari dan menemukan beberapa hubungan sebab-musabab yang menurut anggapan mereka adalah benar. Generalisasi demikian itu yang disebut hipotesa, kemudian diuji kecermatannya. Kalau hipotesa terbukti benar, dan mencerminkan atau menerangkan realitas, dan sebab itu mempunyai nilai dalam meramalkan apa yang akan terjadi dalam kejadian yang sama, hipotesa itu disebut prinsip.

The following two tabs change content below.

Hamdani

Praktisi Bisnis. Konsultan Profesional Bidang Keuangan dan UKM.

28 Replies to “Dasar-dasar Teori dan Ilmu Manajemen”

  1. REVIEW
    NAMA : ASRAF NABAWI
    KELAS : OM40
    JURUSAN :OFFICE MANAGEMENT
    hari tgl : selasa, 17 oktober 2017

    1. PEGANTAR ILMU MANAJEMEN

    Manajemen merupakan seni dan ilmu dalam perencanaan,
    pergonisasian, pegarahan, pemotivision, dan pegendalian terhadap orang lain
    dan mekanisme kerja untuk mencapai suatu tujuan.

    A. ELEMEN DASAR MANAJEMEN

    1. sifat

    – seni adalah suatu keahlian, kemahiran,kemampuan, dan keterampilan
    keterampilan dalam aplikasi ilmu pegetahuan untuk mencapai tujuan
    – ilmu adalah akumulasi pegetahuan yang telah disismatikan dan diorganisaian

    2.fungsi

    fungsi manajemen secara umum yaitu: perencanaan, organisasian
    penggerakan dan kontrol

    3. sasaran

    sasaran adalah suatu tujuan yang sudah di putuskan oleh suatu kelompok

    2. ILMU DAN MANAJEMEN

    Manajemen di kategorikan sebagai ilmu, yang berarti manajemen dapat di pelajari dan di ajarkan kepada orang lain. oleh karena manajemen
    dapat di kategorikan sebagai ilmu, maka untuk meyakin kan hal tersebut lebih baik perlu megetahui pungsi ilmu bagi manusia.

    tentang fungsi ilmu atau teori bagi manusia

    -supaya kita dapat megerti tentang suatu kejadian
    -supaya kita dapat menerangkan suatu kejadian
    -supaya kita dapat meramal megenai suatu kejadian di masa depan
    -supaya kita dapat megendalikan apabila benar-benar terjadi sesuatu

    Manajemen dapat di artikan pugunaan sumber daya secara efektif
    untuk mencapai sasaran dan manajemen dapat di defenisikan sebagai kemampuan untuk mendapat kan hasil- hasil yang diinginkan melalui penggunaan yang efektif dari sumber daya yang ada pada organisasi

    3. ilmu dan metode ilmiah

    ilmu dapat di artikan sebagai memahami, megerti, atau megetahui
    ilmu adalah seluruh usaha sadar untuk meyelidiki, menemukan ,meningkat
    kan pemahaman manusia dan ilmu merupakan aktivitas manusia

    metode ilmiah adalah suatu cara sitemetis yang di gunakan oleh para ilmuan untuk memecah kan masalah yang dihadapi, metode ini menggunakan
    langkah-langkah yang sistemetis,teratur dan terkontrol. pelaksanaan metode ilmiah ini melalui tahap-tahap.

    TERIMAKASIH SIR




    2



    0
    1. Nama : ALIJAR
      Class : OM-40
      Manajemen merupakan hal yang terlihat sederhana namun sebenarnya begitu kompleks. Banyak sekali bagian-bagian yang perlu diperhatikan dalam manajemen. Sehingga untuk mempermudah hal tersebut diperlukan adanya pengantar. Manajemen terdiri perencanaan, pengorganisasian, staffing, memimpin, mengarahkan, dan mengendalikan organisasi (sekelompok dari satu atau lebih orang atau badan) atau usaha untuk tujuan mencapai tujuan. Seperti yang kita tahu manajemen berasal dari bahasa Inggris yaitu kata manage yang dalam bahasa Indonesia berarti mengelola. Sehingga bisa kita pahami bahwa manajemen merupakan proses mengelola hal yang diperlukan agar bisa mencapai tujuan yang kita inginkan.meskipun terdapat kelemahan dan kesulitan. Fungsi manajemen adalah kegiatan manajemen yang saling terkait untuk mencapai keseluruhan proses. Empat fungsi manajemen yaitu: perencanaan (planning), pengorganisasian (organizing), pengaturan (directing), dan pengawasan (controlling). Manajemen ilmiah atau disebut juga manajemen modern adalah kepemimpinan atau pengelolaan kegiatan untuk mencapai suatu tujuan dengan menggunakan cara kerja yang berdasarkan prinsip – prinsip atau pedoman – pedoman keilmuan.
      Adapun ciri – ciri manajemen ilmiah atau modern adalah sebagai berikut :
      Menggunakan cara kerja keilmuan dan prinsip – prinsip keilmuan sebagai hasil percobaan dan penyelidikan yang ilmiah pula.
      Terdapat nasionalisasi yaitu bekerja berdasarkan perhitungan – perhitungan atau pemikiran yang cermat dan teliti, jadi meninggalkan cara kerja trial and error.
      Terdapat standarisasi yaitu bekerja berdasarkan ukuran – ukuran ( standar – standar ) tertentu, baik dalam cara kerja, waktu yang digunakan, maupun hasil produksi yang diharapkan.
      Terjadi peningkatan produktivitas sebagai hasil kerja yang efektif dan efisien
      Cara kerja dan hasil kerjanya dapat mengikuti dan memenuhi tuntutan kebutuhan jaman yang makin meningkat.sedikit saran dari saya, tentang tempat,waktu dan siapa yg mengembangkan manajemen tdak tercantum jadi terasa kurang,skian dari saya TERIMA KASIH




      0



      0
  2. Nama : ALIJAR
    Class : OM-40
    Manajemen merupakan hal yang terlihat sederhana namun sebenarnya begitu kompleks. Banyak sekali bagian-bagian yang perlu diperhatikan dalam manajemen. Sehingga untuk mempermudah hal tersebut diperlukan adanya pengantar. Manajemen terdiri perencanaan, pengorganisasian, staffing, memimpin, mengarahkan, dan mengendalikan organisasi (sekelompok dari satu atau lebih orang atau badan) atau usaha untuk tujuan mencapai tujuan. Seperti yang kita tahu manajemen berasal dari bahasa Inggris yaitu kata manage yang dalam bahasa Indonesia berarti mengelola. Sehingga bisa kita pahami bahwa manajemen merupakan proses mengelola hal yang diperlukan agar bisa mencapai tujuan yang kita inginkan.meskipun terdapat kelemahan dan kesulitan. Fungsi manajemen adalah kegiatan manajemen yang saling terkait untuk mencapai keseluruhan proses. Empat fungsi manajemen yaitu: perencanaan (planning), pengorganisasian (organizing), pengaturan (directing), dan pengawasan (controlling). Manajemen ilmiah atau disebut juga manajemen modern adalah kepemimpinan atau pengelolaan kegiatan untuk mencapai suatu tujuan dengan menggunakan cara kerja yang berdasarkan prinsip – prinsip atau pedoman – pedoman keilmuan.
    Adapun ciri – ciri manajemen ilmiah atau modern adalah sebagai berikut :
    Menggunakan cara kerja keilmuan dan prinsip – prinsip keilmuan sebagai hasil percobaan dan penyelidikan yang ilmiah pula.
    Terdapat nasionalisasi yaitu bekerja berdasarkan perhitungan – perhitungan atau pemikiran yang cermat dan teliti, jadi meninggalkan cara kerja trial and error.
    Terdapat standarisasi yaitu bekerja berdasarkan ukuran – ukuran ( standar – standar ) tertentu, baik dalam cara kerja, waktu yang digunakan, maupun hasil produksi yang diharapkan.
    Terjadi peningkatan produktivitas sebagai hasil kerja yang efektif dan efisien
    Cara kerja dan hasil kerjanya dapat mengikuti dan memenuhi tuntutan kebutuhan jaman yang makin meningkat.sedikit saran dari saya, tentang tempat,waktu dan siapa yg mengembangkan manajemen tdak tercantum jadi terasa kurang,skian dari saya TERIMA KASIH




    2



    0
  3. Nama : ALIJAR
    Class : OM-40
    Manajemen merupakan hal yang terlihat sederhana namun sebenarnya begitu kompleks. Banyak sekali bagian-bagian yang perlu diperhatikan dalam manajemen. Sehingga untuk mempermudah hal tersebut diperlukan adanya pengantar. Manajemen terdiri perencanaan, pengorganisasian, staffing, memimpin, mengarahkan, dan mengendalikan organisasi (sekelompok dari satu atau lebih orang atau badan) atau usaha untuk tujuan mencapai tujuan. Seperti yang kita tahu manajemen berasal dari bahasa Inggris yaitu kata manage yang dalam bahasa Indonesia berarti mengelola. Sehingga bisa kita pahami bahwa manajemen merupakan proses mengelola hal yang diperlukan agar bisa mencapai tujuan yang kita inginkan.meskipun terdapat kelemahan dan kesulitan. Fungsi manajemen adalah kegiatan manajemen yang saling terkait untuk mencapai keseluruhan proses. Empat fungsi manajemen yaitu: perencanaan (planning), pengorganisasian (organizing), pengaturan (directing), dan pengawasan (controlling). Manajemen ilmiah atau disebut juga manajemen modern adalah kepemimpinan atau pengelolaan kegiatan untuk mencapai suatu tujuan dengan menggunakan cara kerja yang berdasarkan prinsip – prinsip atau pedoman – pedoman keilmuan.
    Adapun ciri – ciri manajemen ilmiah atau modern adalah sebagai berikut :
    Menggunakan cara kerja keilmuan dan prinsip – prinsip keilmuan sebagai hasil percobaan dan penyelidikan yang ilmiah pula.
    Terdapat nasionalisasi yaitu bekerja berdasarkan perhitungan – perhitungan atau pemikiran yang cermat dan teliti, jadi meninggalkan cara kerja trial and error.
    Terdapat standarisasi yaitu bekerja berdasarkan ukuran – ukuran ( standar – standar ) tertentu, baik dalam cara kerja, waktu yang digunakan, maupun hasil produksi yang diharapkan.
    Terjadi peningkatan produktivitas sebagai hasil kerja yang efektif dan efisien
    Cara kerja dan hasil kerjanya dapat mengikuti dan memenuhi tuntutan kebutuhan jaman yang makin meningkat.sedikit saran dari saya, tentang tempat,waktu dan siapa yg mengembangkan manajemen tdak tercantum jadi terasa kurang,skian dari saya TERIMA KASIH




    0



    0
  4. Review
    Ahwanda Ngesti F
    Office Management (OM 40)
    Management Principle

    DASAR-DASAR TEORI DAN ILMU MANAJEMEN

    Pengantar Ilmu Manajemen
    Dalam sebuah manajemen pasti ada manajer (pemimpin manajemen). Tugas dasar dari semua manajer di segala tingkat dan dalam segala macam perusahaan ialah membentuk dan memelihara suatu lingkungan di mana orang-orang yang bekerja sama dalam kelompok-kelompok dapat menyelesaikan tugas-tugas dan tujuan-tujuan yang ditentukan sebelumnya. Dengan kata lain, para manajer diserahi tanggung jawab untuk mengambil tindakan yang memungkinkan orang-orang memberi sumbangan terbaiknya kepada tujuan-tujuan kelompok.
    Bermanajemen adalah hal yang sangat esensial dalam segala kerja sama yang terorganisir, begitu juga pada segala tingkat organisasi dalam sebuah perusahaan. Bermanajemen bukan hanya fungsi dari direktur perusahaan tetapi juga sampai pengawas dilapangan sekalipun.

    Ilmu dan Manajemen
    Beberapa ilmu sosial lebih maju dari yang lainnya. Dengan segala kekurangannya, ilmu ekonomi misalnya telah berhasil menerangkan arah kegiatan mana akan menghasilkan output yang tertinggi dengan pengeluaran tenaga dan modal sesedikit mungkin. Tetapi prinsip-prinsip ekonomi mengasumsikan bahwa tujuan-tujuan ekonomis dapat dicapai melalui koordinasi kegiatan manusia baik perusahaan maupun kelompok-kelompok perusahaan dikelola dengan baik.

    Ilmu dan Metode Ilmiah
    Ilmu itu berdasarkan suatu kepercayaan kepada rasionalitas alam yaitu pada ide bahwa hubungan-hubungan bisa ditemukan antara dua atau lebih kumpulan kejadian. Ciri-ciri pokok dari suatu ilmu adalah bahwa pengetahuan telah ditemukan dan disistematisir melalui penerapan metode ilmiah.
    Metode ilmiah meliputi penentuan melalui observasi atas kejadian-kejadian atau memeriksa kecermatan fakta-fakta melalui penyelidikan lebih lanjut.

    Sekian & thank you 🙂




    6



    0
  5. Review
    Ahwanda Ngesti F
    Office Management (OM 40)
    Management Principle

    DASAR-DASAR TEORI DAN ILMU MANAJEMEN

    Pengantar Ilmu Manajemen
    Dalam sebuah manajemen pasti ada manajer (pemimpin manajemen). Tugas dasar dari semua manajer di segala tingkat dan dalam segala macam perusahaan ialah membentuk dan memelihara suatu lingkungan di mana orang-orang yang bekerja sama dalam kelompok-kelompok dapat menyelesaikan tugas-tugas dan tujuan-tujuan yang ditentukan sebelumnya. Dengan kata lain, para manajer diserahi tanggung jawab untuk mengambil tindakan yang memungkinkan orang-orang memberi sumbangan terbaiknya kepada tujuan-tujuan kelompok.
    Bermanajemen adalah hal yang sangat esensial dalam segala kerja sama yang terorganisir, begitu juga pada segala tingkat organisasi dalam sebuah perusahaan. Bermanajemen bukan hanya fungsi dari direktur perusahaan tetapi juga sampai pengawas dilapangan sekalipun.

    Ilmu dan Manajemen
    Beberapa ilmu sosial lebih maju dari yang lainnya. Dengan segala kekurangannya, ilmu ekonomi misalnya telah berhasil menerangkan arah kegiatan mana akan menghasilkan output yang tertinggi dengan pengeluaran tenaga dan modal sesedikit mungkin. Tetapi prinsip-prinsip ekonomi mengasumsikan bahwa tujuan-tujuan ekonomis dapat dicapai melalui koordinasi kegiatan manusia baik perusahaan maupun kelompok-kelompok perusahaan dikelola dengan baik.

    Ilmu dan Metode Ilmiah
    Ilmu itu berdasarkan suatu kepercayaan kepada rasionalitas alam yaitu pada ide bahwa hubungan-hubungan bisa ditemukan antara dua atau lebih kumpulan kejadian. Ciri-ciri pokok dari suatu ilmu adalah bahwa pengetahuan telah ditemukan dan disistematisir melalui penerapan metode ilmiah.
    Metode ilmiah meliputi penentuan melalui observasi atas kejadian-kejadian atau memeriksa kecermatan fakta-fakta melalui penyelidikan lebih lanjut.

    Sekian,& thank you.




    0



    0
  6. Nama: MIFTAHUL ULA
    Cass : OM-40 Berbicara mengenai Manajemen merupakan hal yang terlihat sederhana namun sebenarnya begitu kompleks. Banyak sekali bagian-bagian yang perlu diperhatikan dalam manajemen. Sehingga untuk mempermudah hal tersebut diperlukan adanya pengantar.
    Sama seperti dalam matematika dan ilmu lain, manajemen memiliki pengantar materi sebelum menuju hal advance dari manajemen. Pengantar ini biasanya berisi hal-hal mendasar dalam manajemen seperti pengertian, fungsi, tujuan, dan lain sebagainya.
    Manajemen ilmiah atau disebut juga manajemen modern adalah kepemimpinan atau pengelolaan kegiatan untuk mencapai suatu tujuan dengan menggunakan cara kerja yang berdasarkan prinsip – prinsip atau pedoman – pedoman keilmuan.
    Adapun ciri – ciri manajemen ilmiah atau modern adalah sebagai berikut :
    Menggunakan cara kerja keilmuan dan prinsip – prinsip keilmuan sebagai hasil percobaan dan penyelidikan yang ilmiah pula.
    Terdapat nasionalisasi yaitu bekerja berdasarkan perhitungan – perhitungan atau pemikiran yang cermat dan teliti, jadi meninggalkan cara kerja trial and error.
    Terdapat standarisasi yaitu bekerja berdasarkan ukuran – ukuran ( standar – standar ) tertentu, baik dalam cara kerja, waktu yang digunakan, maupun hasil produksi yang diharapkan.
    Terjadi peningkatan produktivitas sebagai hasil kerja yang efektif dan efisien
    Cara kerja dan hasil kerjanya dapat mengikuti dan memenuhi tuntutan kebutuhan jaman yang makin meningkat
    Tahap – tahap perkembangan manajemen ilmiah :
    1.Tahap Survival.
    2.Tahap konsolidasi atau penyempurnaan
    3.Tahap human relation
    4.Tahap behaviouralisme




    0



    0
  7. Berbicara mengenai Manajemen merupakan hal yang terlihat sederhana namun sebenarnya begitu kompleks. Banyak sekali bagian-bagian yang perlu diperhatikan dalam manajemen. Sehingga untuk mempermudah hal tersebut diperlukan adanya pengantar.
    Sama seperti dalam matematika dan ilmu lain, manajemen memiliki pengantar materi sebelum menuju hal advance dari manajemen. Pengantar ini biasanya berisi hal-hal mendasar dalam manajemen seperti pengertian, fungsi, tujuan, dan lain sebagainya.
    Manajemen ilmiah atau disebut juga manajemen modern adalah kepemimpinan atau pengelolaan kegiatan untuk mencapai suatu tujuan dengan menggunakan cara kerja yang berdasarkan prinsip – prinsip atau pedoman – pedoman keilmuan.
    Adapun ciri – ciri manajemen ilmiah atau modern adalah sebagai berikut :
    Menggunakan cara kerja keilmuan dan prinsip – prinsip keilmuan sebagai hasil percobaan dan penyelidikan yang ilmiah pula.
    Terdapat nasionalisasi yaitu bekerja berdasarkan perhitungan – perhitungan atau pemikiran yang cermat dan teliti, jadi meninggalkan cara kerja trial and error.
    Terdapat standarisasi yaitu bekerja berdasarkan ukuran – ukuran ( standar – standar ) tertentu, baik dalam cara kerja, waktu yang digunakan, maupun hasil produksi yang diharapkan.
    Terjadi peningkatan produktivitas sebagai hasil kerja yang efektif dan efisien
    Cara kerja dan hasil kerjanya dapat mengikuti dan memenuhi tuntutan kebutuhan jaman yang makin meningkat
    Tahap – tahap perkembangan manajemen ilmiah :
    1.Tahap Survival.
    2.Tahap konsolidasi atau penyempurnaan
    3.Tahap human relation
    4.Tahap behaviouralisme




    0



    0
  8. Nama : UTARI DWI SAPUTRI
    Class :OM-40
    Pembahasan masalah pngantar,ilmu dan metode ilmiah manejemen menjelaskan ruang lingkup Dari manejemen , Manajemen adalah seni menyelesaikan pekerjaan melalui orang lain. Definisi Mary Parker Follet ini berarti bahwa seorang manajer bertugas mengatur dan mengarahkan orang lain untuk mencapai tujuan organisas.
    Istilah manajemen, terjemahannya dalam bahasa Indonesia hingga saat ini belum ada keseragaman.Selanjutnya, bila kita mempelajari literatur manajemen, maka akan ditemukan bahwa istilahmanajemen mengandung tiga pengertian yaitu:Manajemen sebagai suatu proses,1.Manajemen sebagai kolektivitas orang-orang yang melakukan aktivitas manajemen,2.Manajemen sebagai suatu seni (Art) dan sebagai suatu ilmu pengetahuan (Science)Menurut pengertian yang pertama, yakni manajemen sebagai suatu proses, berbeda-beda definisi yangdiberikan oleh para ahli. Untuk memperlihatkan tata warna definisi manajemen menurut pengertianyang pertama itu, dikemukakan tiga buah definisi. Dalam Encylopedia of the Social Sience dikatakan bahwa manajemen adalah suatu proses denganmana pelaksanaan suatu tujuan tertentu diselenggarakan dan diawasi.Selanjutnya,
    Ada empat prinsip-prinsip dasar (filsafat) penerapan pendekatan ilmiah pada menejemen, yaitu:
    Pengembangan metode-metode ilmiah dalam manajemen, untuk sebagai contog metode yang paling baik untuk pelaksanaan setiap pekerjaan dapat ditentukan.
    Sekeksi ilmiah untuk karyawan. Agar stiap karyawan dapat diberikan tanggung jawab atas suatu tugas sesuai dengan kemampuannya.
    Pendidikan dan pengembangan ilmiah pada karyawan.
    Kerjasama yang baik antara manajemen dan tenaga kerja. Sekian dari saya.terima kasih banyak




    0



    0
  9. Nama : RAHMI IZZATI
    Class : OM-40
    Barangkali tidak ada bidang aktivitas manusia yang lebih penting daripada bermanajemen, sebab tugas dasar dari semua manajer di segala tingkat dan dalam segala macam perusahaan ialah membentuk dan memelihara suatu lingkungan di mana orang-orang yang bekerja sama dalam kelompok-kelompok, dapat menyelesaikan tugas-tugas dan tujuan-tujuan yang ditentukan sebelumnya. Dengan kata lain, para manajer diserahi tanggung jawab untuk mengambil tindakan yang memungkinkan orang-orang memberi sumbangan terbaiknya kepada tujuan-tujuan kelompok.
    Ada empat prinsip-prinsip dasar (filsafat) penerapan pendekatan ilmiah pada menejemen, yaitu:
    Pengembangan metode-metode ilmiah dalam manajemen, untuk sebagai contog metode yang paling baik untuk pelaksanaan setiap pekerjaan dapat ditentukan.
    Sekeksi ilmiah untuk karyawan. Agar stiap karyawan dapat diberikan tanggung jawab atas suatu tugas sesuai dengan kemampuannya.
    Pendidikan dan pengembangan ilmiah pada karyawan.
    Kerjasama yang baik antara manajemen dan tenaga kerja.
    Metode ilmiah meliputi penentuan melalui observasi atas kejadian-kejadian atau benda-benda dan memeriksa kecermatan fakta-fakta tersebut melalui penyelidikan lebih lanjut. Setelah mengklasifikasi dan menganalisa fakta-fakta, para ilmuan mencari dan menemukan beberapa hubungan sebab-musabab yang menurut anggapan mereka adalah benar. Generalisasi demikian itu yang disebut hipotesa, kemudian diuji kecermatannya. Kalau hipotesa terbukti benar, dan mencerminkan atau menerangkan realitas, dan sebab itu mempunyai nilai dalam meramalkan apa yang akan terjadi dalam kejadian yang sama, hipotesa itu disebut prinsip.




    0



    0
  10. PENTINGNYA ILMU MANAJEMEN DALAM KEHIDUPAN SEHARI-HARI
    Ilmu manajemen sangat penting untuk kehidupan kita sehari-hari. Ilmu manajemen tidak hanya sebatas ilmu yang sekedar untuk harus dipahami, hal ini juga penting untuk dipraktekkan pada kehidupan sehari-hari. Oleh sebab itu perlu kita tekankan bahwa dengan mempelajari ilmu manajemen dan mempraktekkannya di kehidupan sehari-hari, kita dapat memperoleh hasil yang maksimal, karena ilmu manajemen sangat identik dengan sikap kedisiplinan.
    Manajemen merupakan suatu ilmu dan juga suatu seni, sebagai suatu ilmu dalam bermanajemen harus memiliki landasan keilmuan yang kokoh. Manajemen merupakan sikap ataupun perilaku dalam mengontrol diri yang di lalui proses perkiraan. Perencanaan matang untuk mencapai suatu tujuan.
    Bermanajemen hal yang sangat esensial dalam segala kerja sama yang terorganisir. Bermanajemen bukan hanya fungsi dari direktur perusahaan tetapi juga sampai pengawas dilapangan sekalipun.
    Sejak perang dunia ke II kesadaran yang timbul, bahwa bermanajemen penting bagi lingkungan yang modern seperti sekarang ini, dalam hal tersebut timbul ilmu sosial yang lebih maju dari yang lainnya. Salah satunya ilmu ekonomi.
    Dalam ilmu ekonomi memiliki prinsip tersendiri yaitu prinsip-prinsip ekonomi mengasumsikan bahwa tujuan-tujuan ekonomis dapat dicapai melalui koordinasi kegiatan manusia baik perusahaan maupun kelompok-kelompok perusahaan dikelola dengan baik.
    Ilmu dan metode ilmiah berdasarkan suatu kepercayaan kepada rasionalitas alam yaitu pada hubungan-hubungan bermanajemen.

    AYU SITI NURHALIZA




    0



    0
  11. Nama: ANDRI HUSAINI
    Class : OM-40

    Atas dasar uraian di atas, dapat disimpulkan bahwa pada dasarnya manajemen dapat didefinisikan sebagai bekerja dengan orang-orang untuk menentukan, menginterpretasikan dan mencapai tujuan-tujuan organisasi dengan pelaksanaan fungsi-fungsi perencanaan (planning), pengorganisasian (organizing), penyusunan personalia atau kepegawaian (staffing), pengarahan dan kepemimpinan (leading) dan pengawasan (controlling
    Manajemen dibutuhkan oleh semua organisasi, karena tanpa manajemen, semua usaha akan sia-sia dan pencapaian tujuan akan lebih sulit. Ada tiga alasan utama diperlukannya manajemen :
    1. Untuk mencapai tujuan organisasi dan pribadi
    2. Untuk menjaga keseimbangan di antara tujuan-tujuan yang saling bertentangan dari pihak-pihak yang berkepentingan dalam organisasi, seperti pemilik dan karyawan, maupun kreditur, pelanggan, konsumen, supplier, serikat kerja, asosiasi perdagangan, masyarakat dan pemerintah.
    3. Untuk mencapai efisiensi dan efektivitas.
    Efisiensi adalah kemampuan untuk menyelesaikan suatu pekerjaan dengan benar. Seorang manajer efisien adalah seseorang yang mencapai keluaran yang lebih tinggi (hasil, produktivitas, performance) dibanding masukan-masukan (tenaga kerja, bahan, uang, mesin, dan waktu) yang digunakan. Efektivitas merupakan kemampuan unutk memilih tujuan yang tepat atau peralatan yang tepat untuk pencapaian tujuan yang telah ditetapkan. Seorang manajer efektif dapat memilih pekerjaan yang harus dilakukan atau metode (cara) yang tepat untuk mencapai tujuan
    Manajemen ilmiah mula-mula dikembangkan oleh Frederick W.Taylor sekitar tahun 1900-an. Taylor disebut sebagai “Bapak manajemen ilmiah”. Manajemen ilmiah merupakan penerapan metode ilmiah pada studi, analisa, dan pemecahan masalah-masalah organisasi. Taylor menuangkan gagasan-gagasannya dalam tiga judul makalh, yaitu Shop Management, The Principle of Scientific Management, dan Testimony Before the Special House Committee, yang dirangkum dalam sebuah buku yang berjudul Scientific Management. Taylor telah memberikan prinsip-prinsip dasar (filsafat) penerapan pendekatan ilmiah pada manajemen, dan mengembangkan sejumlah teknik-tekniknya untuk mencapai efisiensi.




    0



    0
  12. Nama : RAFIKA
    CLASS :OM-40
    Manajemen merupakan seni dan ilmu dalam perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, pemotivasian, dan pengendalian terhadap oranglain dan mekanisme kerja untuk mencapai suatu tujuan.
    Seni adalah suatu keahlian, kemahiran, kemampuan, dan keterampilan dalam aplikasi ilmu pengetahuan untuk mencapai tujuan. Ilmu adalah akumulasi pengetahuan yang telah disistimasikan dan diorganisir untuk mencapai kebenaran umum.Fungsi Manajemen secara umum yaitu : Planning(perencanaan), Organizing(pengorganisasian), Actuating(penggerakan), dan Controlling.
    SasaranTerdiri dari 6M yaitu : Man, Money, Machine, Material, Methode, and Market.
    Tujuan menejemen antara lain:
    1. Sasaran(Objective)
    2. Maksud(Purpose)
    3. Misi(Mission)
    4. Batas Waktu(Deadline)
    5. Standar
    6. Target
    7. Jatah
    Manajemen Ilmiah : Dikembangkan oleh pasangan suami-istri Frank dan Lillian Gilbreth, keluarga ini menciptakan micromotional yang mencatat semua gerakan pekerja dan berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk melakukan gerakan tersebut. Akhir nya keluarga ini menemukan metode Therbligs. Dengan metode ini pekerja pemasang batu bata yang semula melakukan 18 gerakan untuk pemasangan 1 batu bata, kini bisa dipersingkat hanya 5 gerakan saja. 12 gerakan lain nya tidak dilakukan karena kurang efektif. Fungsi menejemen antara lain:
    Planning : Menentukan tujuan-tujuan yang akan dicapai pada masa yang akan datang.
    Organizing : Mengelompokkan dan menentukan berbagai kegiatan penting dan memberikan kekuasaan untuk melaksakan kegiatan-kegiatan itu.
    Staffing : Menentukan keperluan-keperluan sumber daya manusia, pengarahan, penyaringan, latihan dan pengembangan tenaga kerja.
    Motivating : Mengarahkan atau menyalurkan perilaku manusia kearah tujuan-tujuan.
    Controlling : Mengukur pelaksanaan dengan tujuan-tujuan menentukan sebab sebab penyimpangan – penyimpangan dan mengambil tindakan-tindakan korektif jika diperlukan.




    0



    0
  13. Nama : AISHA AMIRA
    Class : OM-40

    Atas dasar uraian di atas, dapat disimpulkan bahwa pada dasarnya manajemen dapat didefinisikan sebagai bekerja dengan orang-orang untuk menentukan, menginterpretasikan dan mencapai tujuan-tujuan organisasi dengan pelaksanaan fungsi-fungsi perencanaan (planning), pengorganisasian (organizing), penyusunan personalia atau kepegawaian (staffing), pengarahan dan kepemimpinan (leading) dan pengawasan (controling).
    Manajemen dibutuhkan oleh semua organisasi, karena tanpa manajemen, semua usaha akan sia-sia dan pencapaian tujuan akan lebih sulit
    Ada tiga alasan utama diperlukannya manajemen :
    1. Untuk mencapai tujuan organisasi dan pribadi
    2. Untuk menjaga keseimbangan di antara tujuan-tujuan yang saling bertentangan dari pihak-pihak yang berkepentingan dalam organisasi, seperti pemilik dan karyawan, maupun kreditur, pelanggan, konsumen, supplier, serikat kerja, asosiasi perdagangan, masyarakat dan pemerintah.
    3. Untuk mencapai efisiensi dan efektivitas.
    Efisiensi adalah kemampuan untuk menyelesaikan suatu pekerjaan dengan benar. Seorang manajer efisien adalah seseorang yang mencapai keluaran yang lebih tinggi (hasil, produktivitas, performance) dibanding masukan-masukan (tenaga kerja, bahan, uang, mesin, dan waktu) yang digunakan. Efektivitas merupakan kemampuan unutk memilih tujuan yang tepat atau peralatan yang tepat untuk pencapaian tujuan yang telah ditetapkan. Seorang manajer efektif dapat memilih pekerjaan yang harus dilakukan atau metode (cara) yang tepat untuk mencapai tujua Fungsi-fungsi manajemen adalah serangkaian kegiatan yang dijalankan dalam manajemen berdasarkan fungsinya masing-masing dan mengikuti satu tahapan-tahapan tertentu dalam pelaksanaannya




    0



    0
  14. Nama : ZAHIDAH
    Class : OM-40
    Manajemen adalah hal yang sangat esensial dalam berbagai dunia kerja, begitu juga dalam sebuah perusahaan manajemen sangat-sangat dibutuhkan. Bermamajen bukan hanya berfungsi untuk perusahaan saja tetepi juga dibutuhkan oleh pengawas lapangan. Walaupun dalam bermanajeman terdapat kesulitan ataupun kelemahan akan tetapi setiap keryaawan harus kreatif dan bertanggung jawab dalam menyelesaikan setiap permasalahan yang dimiliki oleh perusahaan.
    Setiap perusahaan memiliki pejabat pemimpin, manajer, pengurus atau pengawas. Setiap masing-masing jabatan memiliki tanggung jawab yang berbeda. Berbagai jenis kesulitan yang tangani harus dengan pemikiran yang cerdas.]
    Sejak perang dunia ke II banyak betambahnya kesadaran bahwa bermanajemen itu sangat dibutuhkan dalam dunia modern. Berbagai macam jenis kekurangan, ilmu ekonomi, contohnya telah berhasil menerangkan kegiatan mana yang akan menghasilkan output tertinggi dengan pengeluaran tenaga dan modal yang maksimal ,ekonomi juga mengamsusikan bahwa tujuan ekonomi dapat di capai melalui kegiatan manusia maupun perusahaan yang harus di kelola dengan sekreatif mungkin.
    Berdasarkan kepercayaan kepada resionalitas alam ,bahwa dengan berinteraksi nya antara satu hubungan dengan hubungan lain sehingga tercapainya sebuaah ide. Ciri-ciri pokok dari suatu ilmu adalah telah ditemukan pengetahuan dan disistematisir melalui penerapan metode ilmiah.Dalam arti bahwa hubungan antara variabel-variabel dan batas-batas telah dipastikan dan prinsip pokok telah ditemukan.
    Metode ilmiah meliputi penentuan melalui observasi atas kejadian-kejadian dan memeriksa kecermatan fakta melalui penyelidikan lebih lanjut. Setelah menganalisa fakta-fakta para ilmuan mencari dan menemukan sebab-musabab yang menurut anggapan mereka adalah benar.Generalisasi demikkian itu disebut hipotesa.




    0



    0
  15. Review
    Doni Ramadan
    Office Management (OM 40)
    Management Principle

    Pengantar Ilmu Manajemen
    Bermanajemen adalah hal yang sangat esensial dalam segala kerja sama yang terorganisir, begitu juga pada segala tingkat organisasi dalam sebuah perusahaan. Bermanajemen bukan hanya fungsi dari direktur perusahaan tetapi juga sampai pengawas dilapangan sekalipun.Sehingga dengan demikian tidak ditemukan perbedaaan yang fundamental antara manajer dan pejabat pimpinan, pengurus, atau pengawas. Memang harus diakui, suatu situasi tertentu dapat sangat berbeda antara macam-macam tingkat dalam suatu organisasi atau berbagai jenis organisasi atau berbagai jenis perususahaan, ruang lingkup, kekuasaan boleh jadi berbeda-beda, jenis-jenis kesulitan yang ditangani barangkali sangat berlainan, dan seorang dalam peran manajer boleh jadi juga menjadi seorang wiraniaga.

    Ilmu dan Manajemen
    Beberapa ilmu sosial lebih maju dari yang lainnya. Dengan segala kekurangannya, ilmu ekonomi, misalnya, telah berhasil menerangkan arah kegiatan mana akan menghasilkan output yang tertinggi dengan pengeluaran tenaga dan modal sesedikit mungkin. Tetapi prinsip-prinsip ekonomi mengasumsikan bahwa tujuan-tujuan ekonomis dapat dapat dicapai melalui koordinasi kegiatan manusia baik perusahaan, maupun kelompok-kelompok perusahaan, dikelola dengan baik.

    Ilmu dan Manajemen
    Ilmu menerangkan gejala-gejala. Ilmu itu berdasarkan suatu kepercayaan kepada rasionalitas alam yaitu pada ide bahwa hubungan-hubungan bisa ditemukan antara dua atau lebih kumpulan kejadian. Sedangkan metode ilmiah meliputi penentuan melalui observasi atas kejadian-kejadian atau benda-benda dan memeriksa kecermatan fakta-fakta tersebut melalui penyelidikan lebih lanjut.

    SEKIAN DAN TERIMAKASIH 🙂




    0



    0
  16. NAMA : PETI PURNAMA SARI
    CLASS: OM_40

    Tugas dasar dari semua manajemen di segala tingkat dan dalam segala macam perusahaan ialah membentuk dan memelihara suatu lingkungan dimana orang orang yang bekerja sama dalam kelompok kelompok .

    Bermanajemen ialah hal yang sangat esensial dalam segala kerja sama yang terorganisir dan bermanajemen tidak hanya fungsi dari derektur perusahaan tetapi sampai pengawas lapangan.

    Walaupun bermanajemen itu terlihat sulit, namun bermanajemen yang efektif dan cerdas harus dapat bertanggung jawab dalam pekerjaan nya,dalam setiap tingkat dan jenis perusahaan nya, namun demikian tidak bisa di bedakan antara menejer pejabat pimpinan, pengurus atau pengawas.

    Sejak perang ke II ada kesadaran yang semangkin bertambah bahwa mutu bermanajemen penting bagi hidup modern, beberapa ilmu sosial lainnya dengan segala kekurangan nya ,ilmu ekonomi.

    Prinsip-prinsip ekonomi mengasumsikan bahwa tujuan tujuan ekonomi dapat di capai melalui koordinasi kegiatan manusia baik perusahaan maupun kelompok perusahaan.

    Ciri-ciri pokok dari suatu ilmu adalah bahwa pengetahuan telah di temukan dan disistematisir melalui penerapan metode ilmiah. Para ilmuan telah mengklasifikasi dan menganalisa fakta-fakta dan telah menemukan beberapa hubungan, sebab musabab yg menurut anggapan mereka adalah benar. Generalisasi di sebut hipotesa dan di ijin kecerdasannya.




    0



    0
  17. Review
    NAMA : VIRNA SAFITRI
    KELAS : OM-40
    JURUSAN : OFFICE MANAGEMENT

    Dasar-dasar Teori dan Ilmu Manajemen

    I. Pengantar Ilmu Manajemen
    Manajemen adalah ilmu dan seni dari suatu proses usaha perencanaan, pengorganisasian,dan pengendalian kegiatan kegunaan sumber daya manusia serta benda dalam suatu organisasi secara efektif dan efisien.
    Tujuan berlakunya proses menejemen di dalam sebuah organisasi antara lain :
    1. Menjalankan strategi yang telah. direncanakan agar dapat berjalan secara efektif.
    2. Agar dapat mencapi target

    Jika ada manajemen pasti akan ada seorang menejer, tugas dasar menejer di segala tingkat dan dalam segala macam perusahaan ialah membentuk dan memelihara suatu lingkungan di mana orang-orang yang bekerja sama dalam kelompok, para menejer diserahi tanggung jawab untuk mengambil tindakan yang memungkinkan orang-orang memberi sumbangan terbaiknya kepada tujuan-tujuan kelompok.
    Jika sudah terbiasa membuat manajemen, maka ia tidak akan nyaman jika apapun yang di sekitarnya berantakan.karena ,inti dari manajemen adalah supaya kita mudah untuk mengelola nya. Jika file/folder berarti kita mudah untuk mencari folder atau file tersebut ketika dibutuhkan.
    Dalam teori ada 5 fungsi utama manajemen, yaitu:
    1. Planning (Perencanaan)
    Tujuan nya agar mudah mencapai tujuan
    2. Organizing ( Mengorganisasi)
    Tujuannya mengatur orang-orang yang ada dalam organisasi/perusahaan tersebut.
    3. Staffing ( Penempatan)
    Tidak jauh berbeda dengan organizing, staffing ini lebih luas.kalah organizing lebih ke manajemen sumber daya manusia sedangkan staffing lebih ke sumber daya secara umum.
    4. Coordinating (Mengkoordinasi)
    Yang bertujuan meningkatkan efisensi dan efektivitas kinerja, membuat suasana dalam lingkungan kerja menjadi dinamis, sehat, nyaman, dll.
    5. Cintrolling ( Mengontrol)
    Tujuannya supaya kinerja orang-orang di dalamnya tidak menurun minimal syandart kalau bisa meningkat.

    Macam-macam manajemen :
    1. Manajemen Sumber Daya Manusia (SDM)
    2. Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (Manajemen K3)
    3. Manajemen Laboratorium
    4. Manajemen Hubungan Masyarakat (Humas)
    5. Manajemen Emosi

    II. Ilmu dan Manajemen
    Bermanajemen begitu penting bagi hidup modern.beberapa ilmu sosial lebih maju dari yang lainya. Dengan segala kekuranganya.
    Ilmu ekonomi telah berhasil menerangkan arah kegiatan mana akan menghasilkan output yang tertinggi dengan pengeluaran tenaga dan modal sedikit mungkin.

    III. Ilmu dan Metode Ilmiah
    Ciri-ciri pokok dari ilmu adalah bahwa pengetahuan telah di temukan dan disistematisir melalui penerapan metode ilmiah. Dalam arti bahwa hubungan antara variabel-variabel telah di pastikan dan prinsip-prinsip pokoknya telah di temukan.
    Metode ilmiah meliputi penentuan melalui observasi atas kejadian-kejadian atau benda-benda dan memeriksa kecermatan fakta-fakta tersebut melalui penyelidikan lebih lanjut.




    0



    0
  18. Serviani Magdalena
    OM-44

    Dari artikel di atas saya menyimpulkan bahwa manajemen merupakan bagian dari ekonomi yang sangat penting. Bahkan manajemen sudah ada dari sejak kita lahir walaupun saat itu kehidupan kita masih di manage orang lain. Tapi saat kita mulai bertumbuh dewasa, kita akan menyadari bahwa kita sudah belajar memanage diri sendiri. Manajemen itu mulai dari kita sendiri berguna untuk mendisplinkan diri sendiri. Begitu juga dengan perusahaan-perusahaan, mereka membutuhkan manajemen agar perusahaan itu dapat maju. Seperti seorang manajer yang bertugas mengatur sebuah kelompok atau organisasi dalam suatu bidang pekerjaan dalam suatu perusahaan. Dimana seorang manajer harus juga mengawasi anggotanya, maka pekerjaan seorang manajer sangatlah penting bagi perusahaan. Dahulu belum ada teori-teori tentang manajemen, orang-orang dahulu tidak menyadari bahwa manajemen itu ada dan mereka menggunakan manajemen tersebut untuk kelangsungan hidup mereka ataupun untuk mempertahankan hidup mereka bisa di sebut juga Manajemen Tradisional. Tetapi manusia lama kelamaan berubah menjadi manusia pintar, memiliki keingin tahuan yang sangat tinggi, dan akhirnya mereka mengembangkannya menjadi sebuah teori. Dari teori tersebut di tuang pemikiran-pemikiran para ahli dan bila itu sesuai nalar kita berarti teori itu benar adanya. Kemudian dapat kita praktikan dalam kehidupan manusia. Maka setelah perang dunia dan sekarang manajemen ini disebut juga Manajemen Ilmiah. Karena itulah sekarang kita tetap butuh untuk belajar manajemen lebih dalam lagi.




    3



    0
  19. REKA RAISNAIYAH
    OM-40

    Dasar-dasar pengantar manajemen dapat disimpulkan :

    Manajemen beroperasi melalui berbagai fungsi, seperti perencanaan, pengorganisasian, staffing, memimpin / mengarahkan, mengendalikan / monitoring, dan memotivasi.

    Perencanaan: Memutuskan apa yang harus terjadi di masa depan (hari ini, minggu depan, bulan depan, tahun depan, selama lima tahun ke depan, dll) dan menghasilkan rencana aksi.
    Pengorganisasian: Menerapkan pola hubungan antara pekerja dan memanfaatkan optimal sumber daya yang diperlukan untuk mengaktifkan sukses melaksanakan rencana.
    Staffing: Analisis pekerjaan, rekrutmen, dan mempekerjakan orang-orang dengan keterampilan yang diperlukan untuk pekerjaan yang tepat. Menyediakan atau memfasilitasi pelatihan yang berkelanjutan, jika perlu, untuk menjaga kemampuan saat ini.
    Leading / mengarahkan: Menentukan apa yang perlu dilakukan dalam situasi dan membuat orang untuk melakukannya.
    Mengontrol / monitoring: Memeriksa hasil saat melawan rencana perkiraan dan membuat penyesuaian jika diperlukan agar tujuan tercapai.
    Memotivasi: Motivasi adalah fungsi dasar dari manajemen karena tanpa motivasi, karyawan mungkin merasa terputus dari pekerjaan mereka dan organisasi, yang dapat menyebabkan kinerja tidak efektif. Jika manajer tidak memotivasi karyawan mereka, mereka mungkin tidak merasa pekerjaan mereka memberikan kontribusi untuk tujuan keseluruhan organisasi (yang biasanya ditetapkan oleh manajemen tingkat atas).




    0



    0
  20. Nama : Nanda Faullah huddin
    Kelas : OM-40
    Hari kamis, 19 Oktober 2017

    1. Pengantar Ilmu Manajemen
    Barangkali tidak ada bidang aktivitas manusia yang lebih penting dari pada bermanajemen, sebab tugas dasar dari semua manajer di segala tingkat dan dalam segala macam perusahaan ialah membentuk dan memelihara suatu lingkungan di mana orang-orang yang bekerja sama dalam kelompok-kelompok, dapat menyelesaikan tugas-tugas dan tujuan-tujuan yang ditentukan sebelumnya.
    Sehingga dengan demikian tidak ditemukan perbedaaan yang fundamental antara manajer dan pejabat pimpinan, pengurus, atau pengawas. Memang harus diakui, suatu situasi tertentu dapat sangat berbeda antara macam-macam tingkat dalam suatu organisasi atau berbagai jenis organisasi atau berbagai jenis perususahaan, ruang lingkup, kekuasaan boleh jadi berbeda-beda, jenis-jenis kesulitan yang ditangani barangkali sangat berlainan, dan seorang dalam peran manajer boleh jadi juga menjadi seorang wiraniaga.
    2. Ilmu dan Manajemen
    Sejak Perang Dunia II ada kesadaran yang makin bertambah, bahwa mutu bermanajemen penting bagi hidup modern, dan hal itu telah menghasilkan analisa dan penyelidikan luas terhadap proses manajemen, lingkungannya dan teknik-tekniknya.
    Beberapa ilmu sosial lebih maju dari yang lainnya. Dengan segala kekurangannya, ilmu ekonomi, misalnya, telah berhasil menerangkan arah kegiatan mana akan menghasilkan output yang tertinggi dengan pengeluaran tenaga dan modal sesedikit mungkin. Tetapi prinsip-prinsip ekonomi mengasumsikan bahwa tujuan-tujuan ekonomis dapat dapat dicapai melalui koordinasi kegiatan manusia baik perusahaan, maupun kelompok-kelompok perusahaan, dikelola dengan baik.

    3. Ilmu dan Metode Ilmiah
    Ciri-ciri pokok dari suatu ilmu adalah bahwa pengetahuan telah ditemukan dan disistematisir melalui penerapan metode ilmiah. Dalam arti bahwa hubungan-hubungan antara variabel-variabel dan batas-batas telah dipastikan dan prinsip-prinsip pokok telah ditemukan.
    Setelah mengklasifikasi dan menganalisa fakta-fakta, para ilmuan mencari dan menemukan beberapa hubungan sebab-musabab yang menurut anggapan mereka adalah benar.
    Kalau hipotesa terbukti benar, dan mencerminkan atau menerangkan realitas, dan sebab itu mempunyai nilai dalam meramalkan apa yang akan
    terjadi dalam kejadian yang sama, hipotesa itu disebut prinsip.




    1



    0
  21. Nama : Ramadan Pitraga
    Class : OM-40
    Hari : Kamis, 19 Oktober 2017

    Dasar-Dasar Teori dan Ilmu Manajemen

    Pengantar Ilmu Manajemen

    Barangkali tidak ada bidang aktivitas manusia yang lebih penting daripada bermanajemen, sebab tugas dasar dari semua manajer di segala tingkat dan dalam segala macam perusahaan ialah membentuk dan memelihara suatu lingkungan di mana orang-orang yang bekerja sama dalam kelompok-kelompok, dapat menyelesaikan tugas-tugas dan tujuan-tujuan yang ditentukan sebelumnya.

    sistem manajemen menjadi hal yang sangat esensial untuk menjamin koordinasi usaha-usaha perorangan. Setelah masyarakat semakin mengandalkan usaha kelompok, dan setelah banyak kelompok yang terorganisir menjadi besar, tugas para manajer menjadi semakin penting.

    Bermanajemen adalah hal yang sangat esensial dalam segala kerja sama yang terorganisir, begitu juga pada segala tingkat organisasi dalam sebuah perusahaan.

    Walaupun kelemahan dan kesulitan bermanajemen dapat timbul pada setiap tingkat manajemen, namun manajemen yang efektif dan cerdas menuntut bahwa semua orang yang bertanggung jawab bagi pekerjaan orang lain, pada setiap tingkat dan dalam setiap jenis perusahaan, dapat menganggap dirinya sebagai menajer. Sehingga dengan demikian tidak ditemukan perbedaaan yang fundamental antara manajer dan pejabat pimpinan, pengurus, atau pengawas.

    Ilmu dan Manajemen

    Meskipun umur organisasi manusia untuk mencapai tujuan-tujuan umum sudah berabad-abad, namun baru sekarang suatu ilmu mengenai manajemen berkembang.

    Beberapa ilmu sosial lebih maju dari yang lainnya. Dengan segala kekurangannya, ilmu ekonomi, misalnya, telah berhasil menerangkan arah kegiatan mana akan menghasilkan output yang tertinggi dengan pengeluaran tenaga dan modal sesedikit mungkin.

    Ilmu dan Metode Ilmiah

    Ciri-ciri pokok dari suatu ilmu adalah bahwa pengetahuan telah ditemukan dan disistematisir melalui penerapan metode ilmiah. Metode ilmiah meliputi penentuan melalui observasi atas kejadian-kejadian atau benda-benda dan memeriksa kecermatan fakta-fakta tersebut melalui penyelidikan lebih lanjut.

    Setelah mengklasifikasi dan menganalisa fakta-fakta, para ilmuan mencari dan menemukan beberapa hubungan sebab-musabab yang menurut anggapan mereka adalah benar.




    0



    0
  22. Nama : REZEKI WAHYUNI
    class :OM 42
    Assalamualaikum wr.wb
    Dari teori yang tercantum di atas saya dapat mengambil sebuah kesimpulan
    Yang mana bahwa sama-sama kita ketahui MANAGE berasal dari bahasa inggris yang mana di artikan (MENGELOLA ATAU MENGATUR )
    ※ berikut penjelasan secara rinci

    *PENGANTAR ILMU MANAJEMENT
    Di dalam sebuah perusahaan pasti akan ada manajement dan di dalam sebuah manajemen pasti ada ada manager( pimpinan perusahaan ) dan tugas utama dari sebuah manajer adalah membentuk,menjga,memelihara,dan memajukan suatu saham perusahaan dimana orang orang-orang yang bekerja sama kelompok antar kelompok dan dapat dengan mudah menyelesaikan tugas-tugas,perancangan dan tujuan yang di tentukan.Dan dalam hal tersebut sebagai MANAGER mempunyai tanggung jawab penuh untuk mengambil tindakan tersebut dalam mencapai tujuan suatu kelompok.
    **Bermanagement adalah suatu hal yang sangat esensial dalam segala kerja sama yang terorganisir,begitu juga pada segala tingkat organisasi dalam perusagaan.

    *ILMU DAN MANAGEMENT
    Setelah perang dunia kedua ilmu manajemen telah berkembang luas karena adanya kesadaran kesadaran bahwa ilmu manajemen sangat lah penting,bermutu untuk mencapai suatu tujuan.
    Misalnya dari ilmu ekonomi telah berhasil menerangkan arah kegiatan mana yang akan menghasilkan output tertinggi dengan pengeluaran modal sedikit akan tetapi sebuah prinsip ekonomi bahwa tujuan – tujuan tersebut dapat dicapai dengan cara berkoordinasi antar manusia baik di perusahaan atau kelompok-kelompok lainnya.

    * ILMU DAN METODE ILMIAH
    Pada ide bahwa hubungan-hubungan bisa ditemukan antar dua orang atau lebih.ciri pokok dari suatu ilmu ialah pengetahuan telah ditemukan melalui penerapan metode ilmiah.Dalam arti hubungan antar variabel-variabel telah di pastikan serta prinsip pokok yang telah ditemukan.
    Metode ilmiah meliputi kejadian-kejadian atau benda yang memeriksa kecermatan fakta-fakta melalui penyelidikan lebih lanjut.
    😊 sekian dan terimakasih sr 😊
    Waassalamualaikum wr.wb




    2



    0
  23. NAMA:ARSILSILA
    CLASS: OM_44

    DASAR-DASAR TEORI DAN ILMU BERMANAJEMEN

    Kata manajemen merupakan kata serapan daei kata bahasa inggris “managemen”dalam bahasa indonesia pada kata yang cocok adalah “tata laksana” yang berarti pengaturan atau cara kerja.

    Manajemen adalah mengatur atau cara berkerja dalam suatu perusahaan atau kelopok supaya lebih mudah dan tertata dengan rapi sehingga ter capai dengan baik dan benar tujuan yang di inginkan.

    Dengan berkembangnya pola fikir manusia dan semakin timbulnya kesadaran manusia bahwa sanya manusia tidak dapat hidup tanpa bantuan orang lain, maka dengan itu manusia lebih giat lagi untuk menata atau mempelajari ilmu atau cara-cara bermanajemen dan kebijakan dalam bekerja untuk lebih efisian danefektif sehingga para manajemen dapat mengambil keputusan yang lebih baik untuk mencapai tujuan yang sesuai dengan kelompok dan kerja.

    Sejak manusia mulai sadar bahwasanya ada pekerjaan yang tidak bisadi capai secara individu, maka secak itu lah manusia sangat membutuh kan ilmu dan teori bermanajemen dengan baik.

    Bermanajemen adalah cara atau peraturanyg ada di sebuah kelompok, dalam proses kerja sama untuk mencapai keberhasilan suatu kelompok atau pun perusahaan.

    Terkadang kelemahan dan kesulitan yang terjadi dalam bermanajemen dapat terjadi pada setiap tingkatan manajemen , namun degan bermanajemen dengan baik dapat mengalah kan kelemahan dan kesulitan dalam bermanajemen.

    ILMU BERMANAJEMEN

    Ilmu di dedenifisikan sebagai suatu pengetahuan yang terorganisis dengan sistematis, sebagai mana di jelas kan oleh , M. Nazir dalam buku berjudul metode penelitian maka menajemen dapat di katakan sebagai ilmu para manajemen dapat memberikan definisi, menganalisis, menguji dan mengukur berbagai fenomena/ kejadian dalam perilaku manusia kemudian mengumpulkan sehingga dihasilkan suatu tiori, yaitu tiori manajemen.

    ILMU DAN METODE ILMIAH

    Ilmu menerangkan atau menjelaskan tentangasal mula, pengertian, kelemahan, metode/cara, fungsi/ tujuan dalam manajemen sehingga tercapai tujuang yang di inginkan.

    Metode ilmiah meliputi/mencakup penelitian para ahli, tentang kejadian-kejadian atau benda dalam memeriksa lebih lanjut fakta-fakta, sehingga para ilmuan berpendapatbagaimana caracaraorang bermanajemen dari zaman dulu(tradisional) hingga manajemen sekarang atau biasa disebut manajemen ilmiah(modern) dan ilmuan pun menyimpulkan hasil metode ilmiah yang di teliti.

    Dan bahwasanya benar menejen itu ada dari sejak manusia itu ada, tapih kelemahan nya mereka mereka langsung memperaktekkan nya tanpa ada ilmu atau tiori yang mendasari cara bermanajeman mereka..
    SEKIAN DAN TERIMAKASI☺




    0



    0
  24. Nama:nurul husna
    Kelas OM-043
    Assalamualaikum wr….wb..
    Perusahaan adalah membentuk dan memelihara suatau lingkungan dmna orang-orang yang bekerja sama dalam kelompok-kelompok dan menyelesai kan tugas-tugas dan tujuan-tujuan2 yang di tentukan sebelum nya.
    Menejer bertanggung jawab untuk mngambil tindakan yang memungkin kan orang- orang memberi sumbangan terbaik kepada tujuan-tujuan kelompok,setelah masyarakat semangkin mengandal kan usaha kelompok,dan setelah banyak kelompok yang ter organisir menjadi besar tugad para manajer menjadi semangkin penting.
    Bermanajer bukan hanya fungsi dari di rektur perusahaan tetapu jugak sampai pengawasa di lapangan sekali pun.
    Sejak perang dunia ke II ada kesadaran yg makin bertambah bahwa mutu bermanajemen penting bagi hidup modern dan hal itu teleh menghasil kan analisa dan penyelidikan luas terhadap proses manajemen,lingkungan nya dan teknik-teknik nya.
    Metode ilmia menerangkan gejala-gejala yaitu pada ide bahwa hubungan- hubungan bisa di temeukan di antara dua atau lebih kumpulan kejadia…
    Ciri-ciri pokok dari suatu ilmu adalah bahwa pengetahuan di temukan.dan sistematisir melalui penerapan metode ilmia.
    Sekian dan terimakasih




    0



    0
  25. Macam-macam manajemen :
    1. Manajemen Sumber Daya Manusia (SDM)
    2. Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (Manajemen K3)
    3. Manajemen Laboratorium
    4. Manajemen Hubungan Masyarakat (Humas)
    5. Manajemen Emosi

    II. Ilmu dan Manajemen
    Bermanajemen begitu penting bagi hidup modern.beberapa ilmu sosial lebih maju dari yang lainya. Dengan segala kekuranganya.
    Ilmu ekonomi telah berhasil menerangkan arah kegiatan mana akan menghasilkan output yang tertinggi dengan pengeluaran tenaga dan modal sedikit mungkin.

    III. Ilmu dan Metode Ilmiah
    Ciri-ciri pokok dari ilmu adalah bahwa pengetahuan telah di temukan dan disistematisir melalui penerapan metode ilmiah. Dalam arti bahwa hubungan antara variabel-variabel telah di pastikan dan prinsip-prinsip pokoknya telah di temukan.
    Nama rada sartika
    Kelas OM 43




    0



    0
  26. Nama: Nurul Husna
    Kelas : OM-43

    Assalamualaikum wr… wb

    1. Pengantar Ilmu Manajemen
    Bermanajemen adalah hal yang sangat esensial dalam segala kerja sama yang terorganisir, begitu juga pada segala tingkat organisasi dalam sebuah perusahaan. Bermanajemen bukan hanya fungsi dari direktur perusahaan tetapi juga sampai pengawas dilapangan sekalipun.
    2. Ilmu dan Manajemen
    Sejak Perang Dunia II ada kesadaran yang makin bertambah, bahwa mutu bermanajemen penting bagi hidup modern, dan hal itu telah menghasilkan analisa dan penyelidikan luas terhadap proses manajemen, lingkungannya dan teknik-tekniknya.
    Misalnya dari ilmu ekonomi telah berhasil menerangkan arah kegiatan mana yang akan menghasilkan output tertinggi dengan pengeluaran modal sedikit akan tetapi sebuah prinsip ekonomi bahwa tujuan – tujuan tersebut dapat dicapai dengan cara berkoordinasi antar manusia baik di perusahaan atau kelompok-kelompok lainnya.ang akan menghasilkan output tertinggi dengan pengeluaran modal sedikit akan tetapi sebuah prinsip ekonomi bahwa tujuan – tujuan tersebut dapat dicapai dengan cara berkoordinasi antar manusia baik di perusahaan atau kelompok-kelompok lainnya.
    3. Ilmu dan Metode Ilmiah
    Ciri-ciri pokok dari ilmu adalah bahwa pengetahuan telah di temukan dan disistematisir melalui penerapan metode ilmiah. Dalam arti bahwa hubungan antara variabel-variabel telah di pastikan dan prinsip-prinsip pokoknya telah di temukan.
    Metode ilmiah meliputi penentuan melalui observasi atas kejadian-kejadian atau benda-benda dan memeriksa kecermatan fakta-fakta tersebut melalui penyelidikan lebih lanjut.

    Hanya sekian
    Terima Kasih Sir

    Wa’alaikumsalam wr… wb




    0



    0
  27. NAME : SELY AWDIANI
    CLASS :OM 42
    Assalamualaikum Wr Wb
    Ok sir dari dasar-dasar teori dan ilmu manajemen saya mengambil ringkasan/kesimpulan bahwa :
    ●ilmu manajemen yaitu arrange(mengatur/mengelola) agar mencapai suatu tujuan,membentuk dan memelihara sebuah perusahaan ialah peran yang sangat penting bagi perusahaan,bekerja sama dalam kelompok dapat menyelesaikan tugas-tugas dengan tujuan yang di tentukan sebelumnya,manajemen ilmu yang sangat luas dan berguna bukan hanya dalam perusahaan tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari,manajemen juga di sebut dengan seni tetapi seni dalam manajemen bukan di maksud dengan seni tari,seni musik atau lainnya,akan tetapi seni di manajemen yaitu suatu cara yang bertujuan untuk mengatur ataupun mencari keteraturan sehingga terciptanya sebuah pola yang Baru,agar bisa mencapai suatu tujuan.
    ●Ilmu dan Manajemen,walaupun umur organisasi untuk mencapai tujuan sudah berabad-abad,tetapi organisasi di dalam perusahaan itu penting,Bahkan setiap Karyawan harus mementingkan kepentingan organisasi dari pada kepentingan individu.Merupakan suatu cara agar setiap kegiatan organisasi berjalan dengan lancar sehingga tujuan dapat tercapai.Prinsip suatu pernyataan yang fundamental/kebenaran um um,yang bersifat fleks yang di artikan bahwa manajemen perlu mempertimbangkan kebutuhan dan kondisi dalam Kondisi-kondisi tertentu.
    ●Ilmu dan Metode ilmiah dalam artian ilmiah yaitu penelitian yang dilakukan menggunakan fakta di peroleh secara benar dan kebenarannya itu bersifat objektif,tidak hanya omongan saja,yaitu melalui observasi atas kejadian-kejadian dan memeriksa fakta-fakta tersebut,hipotesa itu prinsip karena masih bersifat praduga masih di ragu-ragukan,harus di buktikan kebenarannya dalam pembuktian bisa saja dengan sengaja menimbulkan atau menciptakan suatu gejala,agar hipotesa dapat di katakan fakta apabila telah teruji kebenarannya(Teori).
    Sekian…
    Thanks sir…
    Wassalamualaikum Wr Wb




    0



    0

Tinggalkan Balasan