Rahasia Sukses Bisnis Di Bulan Rajab

Hari ini kita masih dalan Bulan Rajab atau memasuki minggu terakhir. Bulan Rajab merupakan perhitungan tahun dalam Islam berdasarkan bulan (qamariyah), berbeda dengan tahun masehi yang menghitung berdasarkan peredaran matahari. Tahun Islam dikenal dengan tahun hijriyah. Jumlah bulan dalam tahun hijriyah juga sama dengan tahun masehi yaitu dua belas bulan.

Bulan Rajab, memiliki keistimewaan dalam Islam. Banyak riwayat dan hadits shahih yang menceritakan bagaimana hikmah bulan Rajab. Karena keistimewaannya, maka bulan Rajab termasuk salah satu bulan haram, artinya dalam bulan Rajab, Allah dan Rasul NYA melarang ummat Islam untuk melakukan perbuatan-perbuatan yang diharamkan. Misalnya dilarang membunuh dan berperang, dilarang melakukan maksiat, dll.

Selain menjauhkan perbuatan-perbuatan yang diharamkan. Dalam bulan ini Rasulullah juga memerintahkan ummatnya untuk lebih banyak melakukan amal baik atau kebaikan. Salah satu amal baik yang banyak diriwayatkan dalam hadits Rasulullah adalah berpuasa. Ummat Islam disunnatkan melakukan puasa pada hari pertama bulan Rajab atau pada hari-hari berikutnya dalam bulan Rajab. Sebagaimana Sabda Rasulullah berikut ini:

“puasa hari pertama dari bulan Rajab menghapuskan dosa tiga tahun, puasa pada hari keduanya menghapuskan dosa dua tahun, dan puasa pada hari ketiga menghapuskan dosa satu tahun, kemudian setiap hari-hari selanjutnya akan menghapuskan dosa sebulan.” HR Abu Muhammmad al-Khallal dalam Fada’il Rajab daripada Ibn ‘Abbas.

Bukan hanya itu, dalam bulan yang mulia ini juga ummat Islam sangat dianjurkan untuk melakukan shalat malam (tahajjud) dan banyak bersedeqah. Gemar menyumbangkan sebagian harta yang dimiliki untuk membantu agama Allah. Menyisihkan sedikit dari penghasilan kita untuk menolong fakir miskin, anak yatim dan lainnya yang membutuhkan. Misalnya membantu biaya untuk pengobatan teman kita yang sedang sakit. Amal baik seperti ini sangat dianjurkan oleh Rasulullah SAW.

Menurut Ustad Nasrullah dalam materinya tentang magnet rezeki, bersedeqah merupakan salah satu pendongkrak rezeki. Semakin banyak kita bersedeqah justru harta kita semakin bertambah walaupun secara kasat mata uang/harta benda lainnya secara kuantitas berkurang.

Dalam hal sedeqah, Ustad Yusuf Mansur juga banyak mengupas bagaimana dahsyatnya konsep sedeqah untuk mencapai kehidupan yang lebih baik. Bisnis lancar dan berkah, nikmat kesehatan, dijauhkan dari malapetaka, dan yang paling penting adalah harta yang kita peroleh dan gunakan sudah bersih dari hak-hak orang lain.

Singkat kata, penulis bermaksud untuk menyampaikan kepada kita semua dan sekaligus untuk mengingatkan diri sendiri bahwa dalam bulan Rajab inilah kesempatan yang paling besar bagi kita untuk meningkatkan amal baik kita, baik secara kuantitas maupun secara kualitas. Manfaatkan momentum ini untuk meningkatkan bisnis kita dengan jalan meningkat ibadah di bulan ini. Inilah rahasianya.

Tidak hanya bulan Rajab saja, Allah bahkan menyebut ada tiga bulan yang yaitu Rajab, Syaban dan Ramadhan. Jadi manfaatkan tiga bulan yang mulia dan penuh berkah ini untuk memaksimalkan ibadah-ibadah kita. Pengertian ibadah disini dalam konteks yang lebih luas, yang didalamnya termasuk kegiatan muamalah atau kegiatan traksaksi ekonomi dalam kehidupan.

Perlu kita pahami bersama bahwa ketika seseorang melakukan aktivitas usaha sebagai kegiatan bisnisnya, maka dalam pandangan Islam itu adalah kegiatan yang positif. Maknanya hal itu tidak dilarang bahkan sangat dianjurkan sebab terdapat kebaikan didalamnya. Sehingga misalkan seseorang mengerjakan satu usaha, maka dia akan memperoleh apa yang diusahakannya. Dalam hal ini tidak ada perbedaan antara muslim maupun bukan muslim. Namun ketika seseorang meniatkan melakukan suatu kegiatan muamalah sebagai bagian dari kegiatan ibadahnya kepada Allah dan wujud kasih sayangnya kepada sesama manusia, karenanya dia akan mendapat balasan dari Allah. Inilah sisi perbedaan antara seorang pebisnis muslim dengan lainnya.

Wallahu`alam

The following two tabs change content below.

Hamdani

Praktisi Bisnis. Konsultan Profesional Bidang Keuangan dan UKM.

Tinggalkan Balasan